Polisi Buru OTK yang Diduga Perkosa ABG 12 Tahun di Palembang

Sumatera Selatan

Polisi Buru OTK yang Diduga Perkosa ABG 12 Tahun di Palembang

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 05 Mei 2026 13:30 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan Anak
Ilustrasi Pemerkosaan Anak (Foto: Zaki Alfarabi / detikcom)
Palembang -

Polisi masih memburu pelaku yang memerkosa anak baru gede (ABG) berusia 12 tahun inisial P di Palembang, Sumatera Selatan. Sementara untuk korban sudah menjalani operasi usai kejadian itu.

Peristiwa yang dialami korban terjadi di Jalan Karang Sari, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu (3/5/2026) malam.

Kapolrestabes Palembang Kombes Sonny Mahar Budi Adityawan memastikan tim di lapangan sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang identitasnya sedang didalami.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku dugaan tindakan asusila terhadap anak dibawah umur," tegasnya,Selasa (5/5/2026).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana mengatakan laporan korban sudah diterima. Penanganan kasus ini menjadi prioritas utama.

ADVERTISEMENT

Selain itu, aparat kepolisian langsung melakukan serangkaian langkah cepat, mulai dari pemeriksaan korban, saksi, hingga pengumpulan alat bukti di lokasi kejadian.

"Kami telah melakukan klarifikasi terhadap korban, pelapor, dan saksi. Saat ini fokus kami adalah penguatan alat bukti serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban," ujarnya.

Saat ini ,korban PS masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Moh Hasan,salah satu perawatan yang yakni visum et repertum sebagai bagian dari proses pembuktian hukum.

Diketahui, peristiwa itu terjadi berawal saat korban bersama rekannya hendak pergi menonton kegiatan di lingkungan sekitar.

Dalam perjalanan, korban didatangi seorang laki-laki tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan menggunakan jaket ojek online. Pelaku diduga menawarkan tumpangan serta iming-iming kepada korban.

Situasi kemudian berubah ketika pelaku diduga memaksa korban untuk ikut. Rekan korban yang merasa takut segera melapor kepada orang tua korban. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi trauma dan langsung dibawa pulang sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian.



(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads