Pemuda di Palembang Dikeroyok Sekelompok Orang, Disabet Golok-Celurit

Sumatera Selatan

Pemuda di Palembang Dikeroyok Sekelompok Orang, Disabet Golok-Celurit

Nadiya - detikSumbagsel
Selasa, 21 Apr 2026 18:31 WIB
Korban pengeroyokan saat dirawat di rumah sakit di Palembang
Foto: Korban pengeroyokan saat dirawat di rumah sakit di Palembang (Dok. Polrestabes Palembang)
Palembang -

Seorang pemuda bernama Weliari Hembas (21) menjadi korban pengeroyokan sadis oleh sekelompok orang di kawasan Kemuning, Palembang. Korban mengalami luka robek serius di bagian kuping, pipi, hingga tangan akibat sabetan senjata tajam jenis golok dan celurit.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Lorong Belimbing II, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang, pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh pihak keluarga korban, Sulaiman (40), ke Polrestabes Palembang.

Sulaiman mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapatkan kabar bahwa korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya dihubungi keluarga, katanya korban sudah berada di rumah sakit. Setelah saya datang, korban cerita kalau dia dikeroyok," kata Sulaiman saat memberikan keterangan di SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (21/4/2026).

Berdasarkan penuturan korban, para pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang tersebut menyerangnya menggunakan berbagai jenis senjata tajam di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

"Korban bilang dia dikeroyok oleh terlapor menggunakan senjata tajam seperti golok dan celurit di lokasi kejadian," jelasnya.

Pihak keluarga berharap kepolisian segera bertindak cepat untuk menangkap para pelaku pengeroyokan brutal tersebut agar mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Oleh karena itulah, kami melaporkannya ke pihak kepolisian dan berharap para pelaku dapat ditangkap," harapnya.

Laporan tersebut telah diterima oleh pihak kepolisian Polrestabes. Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang dalam penanganan pihak berwajib.

"Laporan tersebut telah diterima dan saat ini kasusnya masih ditangani pihak kepolisian, para pelaku masih dalam proses pencarian," pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads