Kakek di OKU Timur Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki

Sumatera Selatan

Kakek di OKU Timur Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Rabu, 08 Apr 2026 08:32 WIB
Ilustrasi pembunuhan
Foto: Ilustrasi Pembunuhan (Getty Images/ilbusca)
OKU Timur -

Seorang pria lanjut usia berusia 70 tahun di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan ditemukan tewas bersimbah darah. Saat ini, motif pembunuhan tersebut masih dalam proses penyelidikan polisi.

Korban diketahui bernama Roni, warga Batumarta Unit 13, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. Ia ditemukan dengan kondisi meninggal dunia dengan penuh luka di lingkungan Pondok Pesantren Romadon, Kecamatan Martapura, OKU Timur, Selasa (7/4/2026) sore.

Kasatreskrim Polres OKU Timur, Iptu Rendi Romadona membenarkan kejadian tersebut. Usai menerima laporan, Satreskrim Polres OKU Timur dan tim inafis langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Petugas langsung mengamankan TKP, mengevakuasi korban dan mengambil keterangan saksi-saksi terkait kejadian tersebut," ujar Rendi.

Berdasarkan keterangan saksi pelaku yang diketahui berinisial RAH (24) warga Jalan Pertanian Kota Baru, Martapura, OKU Timur datang dari arah gerbang pondok dengan berjalan santai dan sempat mendekati korban Roni alias Mbah Roni.

ADVERTISEMENT

Pelaku sempat mengajak korban berbicara sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Namun, situasi berubah drastis. Pelaku tiba-tiba menyerang secara brutal.

Pelaku secara tiba-tiba melompat ke arah korban, memegang kerah baju korban,lalu melakukan penusukan pada bagian kepala dan dada hingga korban terjatuh di lokasi dengan bersimbah darah.

Aksi tersebut sempat disaksikan santri lain yang berada di sekitar masjid. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pengurus pondok pesantren. Sementara pelaku usai melakukan penusukan langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mendalami motif yang dilakukan pelaku terhadap korban," ujarnya.

Diketahui korban merupakan salah satu saudara dari ustad di pondok pesantren Romadon yang tinggal sejak sebelum Idulfitri.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads