Sopir Truk Tewas Ditusuk Satpam-Pengawas SPBU di Palembang

Sumatera Selatan

Sopir Truk Tewas Ditusuk Satpam-Pengawas SPBU di Palembang

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Kamis, 02 Apr 2026 12:20 WIB
Tampang satpam dan pengawas SPBU yang melakukan penusukan terhadap sopir truk di Palembang hingga tewas
Tampang satpam dan pengawas SPBU yang melakukan penusukan terhadap sopir truk di Palembang hingga tewas (Foto: Istimewa/Polrestabes Palembang)
Palembang -

Sopir truk di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Edo Pratama (26) tewas, usai ditusuk oleh petugas satpam dan pengawas SPBU. Saat ini, dua orang pelaku sudah diamankan.

Adapun identitas dua pelaku yakni Septian (25) pengawas SPBU, dan Edendi Puja (22) satpam di SPBU tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di seberang SPBU Punti Kayu, Jalan Kolonel H. Burlian KM 7, Kecamatan Sukarami, Palembang, Kamis (2/4/2026), sekitar pukul 03.50 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana mengatakan pelaku ditangkap setelah pihaknya mendapatkan laporan dan langsung menuju lokasi hingga kedua pelaku berhasil diamankan.

"Dua pelaku telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Selain itu, rekaman CCTV sedang kami analisis untuk memperkuat konstruksi perkara," katanya kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

Kronologi Kejadian

Peristiwa tersebut diduga dilatarbelakangi selisih paham antara korban dan pelaku Septian, insiden bermula saat korban melakukan pengisian solar. Saat itu proses pengisian terhenti karena operasional SPBU telah berakhir.

Akan tetapi diduga korban merasa pengisian belum maksimal dan menimbulkan ketidak puasan. Keduanya kemudian terlibat cekcok hingga akhirnya memanas dan pelaku memanggil pelaku lain yakni Edendi untuk membantu.

Kemudian terjadi perkelahian hingga penusukan mengakibatkan korban mengalami luka, korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun dinyatakan meninggal dunia.

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang melakukan pencarian terhadap barang bukti senjata tajam yang digunakan para pelaku. Sementara terkait motif masih didalami oleh pihak kepolisian.

"Pencarian senjata tajam menjadi prioritas kami juga, karena merupakan barang bukti utama. Proses hukum akan kami kawal hingga tuntas," ujarnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads