Sebanyak 15 pelajar beserta motor milik mereka di Musi Rawas, Sumatera Selatan diamankan pihak kepolisian. Kendaraan tersebut diamankan lantaran para pelajar tersebut hendak melakukan balap liar.
Penertiban tersebut dilakukan di Desa E Wonokerto, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas, Sumatera Selatan pada Minggu (22/2/2026) pagi hari.
Dari informasi yang dihimpun, diketahui ratusan pelajar baik pria maupun wanita berkumpul di sepanjang jalan tersebut untuk menonton balap liar disana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, pihak kepolisian datang ke lokasi menggunakan mobil sehingga puluhan remaja tersebut kocar-kacir kabur dari sana. Dari penertiban tersebut, 15 pelajar beserta motor mereka diamankan oleh pihak kepolisian. Kemudian motor-motor tersebut diangkut menggunakan truk untuk dibawa ke Polres Musi Rawas.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Musi Rawas Ipda Reksen mengatakan penertiban tersebut merupakan hasil dari laporan keluhan dari masyarakat.
"Awalnya kami dapat laporan dari masyarakat bahwa di Desa E Wonokerto hingga Desa H Wukirsari banyak anak-anak yang melakukan aksi balap liar setelah solat subuh selama bulan Ramadan ini sehingga kami pun langsung ke lokasi untuk melakukan penertiban," katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Senin (23/2/2026).
Reksen mengungkapkan penertiban tersebut merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh Polres Musi Rawas di lokasi yang sama.
"Pada Sabtu (21/2/2026) juga kita sudah melakukan penertiban di Desa E Wonokerto dan ada 24 motor yang kita amankan," ungkapnya.
Reksen menjelaskan kendaraan yang sudah diamankan tersebut akan dilakukan penilangan selama 1 bulan. Sedangkan untuk pemiliknya dipersilahkan pulang setelah dilakukan penilangan dan arahan dari petugas.
"Untuk motor yang terlibat balap liar yang sudah kami amankan baru bisa di keluarkan setelah lebaran. Tapi kalau ada motor yang tidak melakukan balap liar, tentu akan kami pilah untuk klasifikasinya. Untuk pemiliknya kami tilang dan diberikan arahan untuk tidak terlibat lagi dengan aksi balap liar," jelasnya.
Reksen pun mengimbau kepada seluruh masyarakat dan orang tua di Kabupaten Musi Rawas untuk sama-sama menjaga anak-anaknya agar tidak melakukan aksi balap liar.
"Mari kita sama-sama jaga dan kita ingatkan anak-anak kita untuk tidak melakukan aksi balap liar yang bisa merugikan masa depan anak tersebut hingga orang lain juga. Kami akan terus melakukan penertiban terhadap aksi balap liar baik di wilayah Tugumulyo maupun di wilayah lain selama bulan Ramadan ini," imbaunya.
