Polisi Buru Pelaku Penembakan yang Tewaskan Pria di OKI

Sumatera Selatan

Polisi Buru Pelaku Penembakan yang Tewaskan Pria di OKI

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 17 Feb 2026 18:40 WIB
Ilustrasi pembunuhan
Foto: Ilustrasi pembunuhan (Getty Images/ilbusca)
OKI -

Polisi masih memburu pelaku penembakan dan penusukan terhadap korban Randu (33) dan Nando (26) warga Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. Pelaku diidentifikasi bernama Agung (30) yang kabur usai menembak korban Randu.

Peristiwa penembakan dan penusukan itu berawal dari perkelahian antar korban Nando dan pelaku Agung di Desa Pulau Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI, pada Selasa (17/2/2026) sekitar 02.30 WIB.

Dalam kejadian tersebut, korban Randu mengalami luka tembak di samping dada samping kiri. Sementara korban Nando mengalami dua luka sayat di bagian pipi kiri, luka lecet di leher, luka lecet di rahang kiri dan luka lecet di jari kiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban Randu dinyatakan meninggal dunia saat tiba di Puskesmas sementara korban Nando masih menjalani perawatan di rumah sakit," kata Kapolsek Tulung Selapan, Iptu Jamal.

ADVERTISEMENT

Menurut Jamal, usai kejadian pihaknya langsung ke TKP untuk melakukan olah TKP. Selain itu, pihaknya juga sudah mengambil keterangan dari korban dan sejumlah saksi dalam kejadian tersebut.

Dari keterangan korban dan saksi lainnya, korban Nando berkelahi dengan pelaku Agung. Saat kejadian itu, teman Nando melihat dan ikut mengejar pelaku Agung dan memukulinya.

Saat itulah, pelaku Agung langsung mengeluarkan senjata api dan menembak ke arah tekan-teman Nando yang mengenai dada samping kiri korban Randu yang langsung jatuh terkapar dan tidak sadarkan diri.

"Korban Randu dan Nando dibawa ke Puskesmas terdekat. Randu dinyatakan meninggal dunia sedangkan Nando mengalami luka-luka," ujarnya.

Jamal menyebut saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku Agung.

"Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Mohon doanya pelaku segera ditangkap," katanya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads