4 Bocah di NTB Disodomi Tukang Cukur, Iming-iming Uang Rp 15 Ribu

Regional

4 Bocah di NTB Disodomi Tukang Cukur, Iming-iming Uang Rp 15 Ribu

Sui Suadnyana, Edi Suryansyah - detikSumbagsel
Selasa, 17 Feb 2026 12:31 WIB
Tukang cukur inisial D (31) asal Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, ditangkap polisi akibat memerkosa empat anak laki-laki alias sesama jenis. (Dok. Polres Lombok Tengah)
Tukang cukur inisial D (31) asal Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, ditangkap polisi akibat memerkosa empat anak laki-laki alias sesama jenis. (Dok. Polres Lombok Tengah)
Lombok Tengah -

Pria berinisial D (31) yang berprofesi sebagai tukang cukur asal Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditangkap polisi. Dia diringkus karena memerkosa sejumlah anak laki-laki alias sesama jenis.

Dilansir detikBali, Kapolsek Batukliang Utara, Iptu Muhammad Jupri, menyebut sejauh ini ada empat anak yang sudah diidentifikasi. Pelaku menggunakan modus dengan mengajak korban untuk berolahraga dan mengiming-imingkan uang sebesar Rp 15 ribu agar mau berhubungan sesama jenis.

"(Korban) sebanyak empat orang, yakni MAK, MHS, A dan MAA," ujar Jupri, Senin (16/2/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku ditangkap di rumahnya di Kecamatan Batukliang Utara, Minggu (15/2/2026). Pelaku nyaris menjadi amuk massa setelah warga dan keluarga mengetahui anaknya menjadi korban kejahatan seksual sesama jenis.

Peristiwa ini terbongkar setelah pihak keluarga korban menerima sebuah video aksi pelaku saat melakukan pencabulan terhadap para korban beredar luas.

ADVERTISEMENT

Jupri menjelaskan pelaku D kini telah diamankan di Mapolres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif.

Dia mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat berada di luar rumah.

"Peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam menjaga keselamatan anak. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan mengawasi pergaulan anak-anak saat berada di luar rumah," ujar Jupri.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads