Dugaan Korupsi di RSUD Kayuagung Naik Status ke Penyidikan

Sumatera Selatan

Dugaan Korupsi di RSUD Kayuagung Naik Status ke Penyidikan

Irawan - detikSumbagsel
Rabu, 11 Feb 2026 10:21 WIB
Penyidik Kejari OKI melakukan verifikasi ke RSUD Kayuagung
Foto: Penyidik Kejari OKI melakukan verifikasi ke RSUD Kayuagung (Dok. Istimewa)
OKI -

Kejari OKI menaikan status dari penyelidikan ke penyidikan terkait kasus dugaan penyimpangan dana pemeliharaan sarana dan prasarana (sapras) fisik bangunan di RSUD Kayuagung Tahun Anggaran (TA) 2023-2024.

Sebelumnya kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan, tim penyidik Kejari OKI juga sudah melakukan verifikasi lapangan ke sejumlah titik di RSUD. Total ada sembilan lokasi yang disambangi, di antaranya ruang poli kebidanan dan kandungan, head care unit, poli penyakit dalam, ruang perawatan paru, hingga instalasi rawat saraf dan penyakit.

Kasi Intelijen Kejari OKI Agung Setiawan membenarkan adanya kenaikan status tersebut. Dia mengatakan masih menunggu nominal hasil laporan audit perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP Provinsi Sumsel

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim penyidik telah meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan. Terkait besaran nominal anggaran, masih menunggu hasil laporan audit perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP Provinsi Sumsel," katanya kepada wartawan, Selasa (10/2/2026).

ADVERTISEMENT

Agung mengungkapkan sebelumnya juga penyidik sudah melakukan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari observasi langsung kondisi fisik bangunan hingga pencocokan laporan pertanggungjawaban proyek. Bahkan, dokumentasi visual turut diambil sebagai bahan pembanding antara data di atas kertas dan kondisi aktual di lapangan.

"Yang kami cermati adalah apakah setiap item pekerjaan dalam kontrak benar-benar telah dilaksanakan sebagaimana mestinya," ungkapnya.

Dia menambahkan langkah ini merupakan bentuk komitmen kejaksaan dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel, khususnya di sektor pelayanan publik yang menyentuh masyarakat secara langsung.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads