Pertamina Pastikan Stok BBM di Lubuklinggau Aman Usai Lebaran 2026

Sumatera Selatan

Pertamina Pastikan Stok BBM di Lubuklinggau Aman Usai Lebaran 2026

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Selasa, 31 Mar 2026 23:31 WIB
Ilustrasi isi BBM
Foto: Ilustrasi BBM (dok. Pertamina Patra Niaga)
Lubuklinggau -

PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan dipastikan dalam kondisi aman dan stabil usai Lebaran 2026. Hal tersebut diungkapkan oleh Manager Fuel Terminal Lubuklinggau PT Pertamina Patra Niaga, Wawan Prabawa.

Ia menjelaskan berdasarkan stok per Selasa (31/3/2026) pukul 00.00 WIB, ketersediaan BBM tercatat cukup memadai dengan rincian Pertalite sebanyak 944 KL (Kiloliter), Pertamax 825 KL, dan Solar sebanyak 1.245 KL.

"Stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kota Lubuklinggau dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan," katanya, Selasa (31/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan untuk pasokan BBM di Kota Lubuklinggau didistribusikan setiap hari dari Stasiun Kertapati, Palembang melalui jalur kereta api dan bukan melalui jalur pipa.

"Untuk pendistribusian melalui kereta api dan sampai sejauh ini masih berjalan aman dan lancar untuk di wilayah Kota Lubuklinggau," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Wawan menjelaskan untuk penyaluran BBM pada periode Lebaran 2026 juga terpantau stabil. Meskipun begitu, Ia mengatakan selama masa mudik lebaran itu, permintaan pada tanggal 14 hingga 20 Maret 2026 mengalami kenaikan dari 700-800 KL menjadi menjadi 990 KL.

"Kemudian pada tanggal 21 hingga 25 Maret 2026 kembali normal dengan rata-rata 600 KL per hari. Lalu naik lagi pada 26 hingga 30 Maret 2026 menjadi 800 KL, angka tersebut sudah termasuk normal," bebernya.

Oleh sebab itu, Wawan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

"Kita minta agar masyarakat tidak melakukan panic buying karena kondisi stok BBM saat ini masih stabil dan mencukupi kebutuhan, tidak perlu sampai dilakukan penimbunan. Kondisi aman dan distribusi tetap berjalan lancar," imbaunya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads