PT Hutama Karya (Persero) memastikan ruas Tol Palembang-Betung akan dibuka secara fungsional saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan yang diprediksi meningkat selama periode libur panjang tersebut.
"Saat ini, progres pembangunan tol yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera itu telah mencapai 79,40 persen," Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah dalam keterangan resmi, Sabtu (28/2/2026).
Meski masih dalam tahap konstruksi, kata Mardiansyah, perusahaan menyatakan segmen yang akan difungsikan telah melalui serangkaian pengecekan teknis dan dinyatakan layak dilintasi selama masa operasional terbatas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebut pembukaan fungsional direncanakan sepanjang kurang lebih 53,2 kilometer. Ruas tersebut membentang dari STA 42+500 hingga STA 95+700 di Jalur A dan Jalur B.
"Pengoperasian fungsional ini diharapkan bisa membantu mengurai kepadatan lalu lintas serta memperlancar mobilitas masyarakat saat puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026," ujarnya.
Menurut Mardiansyah, Hutama Karya mempersiapkan barrier gate temporary yang akan ditempatkan di STA 41+700 sebagai lokasi tapping bagi pengguna jalan tol yang telah melintasi Jalan Tol Kayuagung-Palembang.
Selain itu, Hutama Karya juga menyiapkan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan di STA 71+200 pada sisi Jalur A dan Jalur B, termasuk pemenuhan utilitas pendukung seperti listrik dan air bersih agar layanan dapat berjalan optimal selama periode operasional fungsional.
"Untuk memastikan kelancaran operasional, Hutama Karya akan melakukan percepatan penyelesaian konstruksi pada sejumlah titik kritis yang berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas," ujarnya.
Kesiapan juga diperkuat melalui pemenuhan perangkat transaksi dan integrasi sistem di barrier gate temporary, dukungan petugas untuk mengantisipasi potensi gangguan teknis, serta penyiagaan kendaraan operasional dan personel yang kompeten untuk mendukung layanan jalan tol dan penanganan kondisi darurat.
"Untuk pengaturan lalu lintas, Hutama Karya menyiapkan manajemen lalu lintas melalui pengaturan arus kendaraan yang efektif, penempatan petugas di titik-titik kritis, dan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kepadatan serta menjaga kelancaran perjalanan pada segmen fungsional,"jelasnya.
Hutama Karya juga memastikan ketersediaan dan keberfungsian perangkat keselamatan jalan, meliputi rambu lalu lintas, marka jalan sementara, penerangan jalan, barrier pengaman, serta perlengkapan keselamatan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, informasi yang komprehensif, konsisten, dan real-time kepada masyarakat akan disampaikan terkait kondisi ruas fungsional, pola lalu lintas, akses masuk dan keluar, serta aspek keselamatan pengguna jalan melalui kanal informasi dan pengaturan lapangan yang dikelola perusahaan.
Fungsional Tol Palembang-Betung merupakan bagian dari upaya kami mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.
"Hutama Karya berkomitmen memastikan layanan berjalan dengan mengedepankan keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan pengguna jalan melalui kesiapan infrastruktur, personel, serta koordinasi intensif dengan instansi terkait," ujar Mardiansyah.
