Warga Buang Kulkas Bekas di Sungai Bendung!

Sumatera Selatan

Warga Buang Kulkas Bekas di Sungai Bendung!

Irawan - detikSumbagsel
Sabtu, 31 Okt 2026 23:00 WIB
Lokasi kulkas ditemukan Sungai Sekip Bendung, Palembang
Lokasi kulkas ditemukan Sungai Sekip Bendung, Palembang (Istimewa/Pemkot Palembang)
Palembang -

Aksi membuang sampah berukuran besar ke sungai masih menjadi persoalan serius di Kota Palembang. Kali ini, sebuah kulkas bekas ditemukan menumpuk bersama sampah lainnya di muara Sungai Bendung, tepatnya di antara Jalan Veteran dan Jalan Lingkar Dempo.

Temuan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang saat melakukan peninjauan kondisi anak sungai.

Kulkas bekas yang diduga dibuang oleh oknum masyarakat itu dikhawatirkan menghambat aliran air. Jika dibiarkan, tumpukan sampah berukuran besar berpotensi memicu penyumbatan saluran hingga menyebabkan genangan dan banjir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil tinjauan kami bersama tim, tepatnya di Sungai Bendung yang berlokasi di muara antara Jalan Veteran dan Jalan Lingkar Dempo, kami mendapati ada oknum masyarakat yang membuang sampah besar berupa kulkas bekas," katanya Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang Isnaini kepada wartawan, Sabtu (31/10/2026).

Menurut Isnaini, upaya normalisasi sungai tidak akan memberikan hasil maksimal jika perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan masih terus terjadi.

ADVERTISEMENT

Terlebih, sampah berukuran besar seperti kulkas dan perabot rumah tangga lainnya dapat menghambat aliran air dan menyulitkan proses pembersihan sungai.

Padahal, Pemkot Palembang telah menyediakan layanan penjemputan sampah berukuran besar secara gratis. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang ingin membuang barang bekas agar tidak berakhir di sungai maupun saluran drainase.

"Untuk itulah, mari seluruh masyarakat yang ingin membuang sampah berukuran besar dapat memanfaatkan layanan ini yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota," ujarnya.

Isnaini menegaskan, menjaga kebersihan sungai bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat juga diperlukan agar program normalisasi berjalan efektif.

Dia pun mengingatkan warga untuk tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah, termasuk barang-barang rumah tangga yang sudah tidak terpakai.

"Minimalnya tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai, aliran air," tegasnya.

Menurutnya, sungai yang bersih dan memiliki aliran air lancar menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko genangan maupun banjir di Kota Palembang.

"Supaya sungai kita tetap terjaga dan lestari, tentunya kita wajib menjaganya untuk menghindari dampak yang menimbulkan genangan air atau banjir yang bisa merugikan kita semua," tutupnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads