Sultan Muda di Sumatera Selatan ditarget sebanyak 15 ribu orang hingga akhir 2026. Saat ini, jumlahnya berada di kisaran 12 ribu pengusaha baru yang masuk dalam program tersebut.
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan akan terus mendorong capaian positif itu karena Program Sultan Muda tidak hanya mendorong generasi muda memasuki dunia kerja, tapi juga membangun usaha secara mandiri dan mengakses pembiayaan perbankan.
"Kalau bisa di tahun ini di angka 15 ribu. Kita rasional ya, dalam kondisi seperti ini angka capaian di atas 10 ribu sudah capaian luar biasa. Apalagi varian usahanya itu banyak," ujar Deru, Selasa (27/10/2026).
Peningkatan jumlah itu katanya perlu didukung dengan kemampuan pengelolaan keuangan dan pengembangan bisnis secara berkelanjutan.
Dia juga mengingatkan para Sultan Muda tidak mengikuti gaya hidup glamor, termasuk flexing sebagai tolok ukur keberhasilan.
Selain pengelolaan keuangan, Deru menekankan pentingnya membaca peluang dan merespons persaingan. Menurutnya pelaku usaha tidak lagi berhadapan dengan pesaing di lingkungan sekitar, tetapi juga dengan pelaku usaha dari negara lain.
Dia juga berharap para peserta Sultan Muda dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
"Sekarang ini persaingan kita bukan antar-RT lagi, sudah antarnegara. Jadi untuk itu manfaatkanlah IT yang sudah semakin canggih ini sebagai cara kita untuk membaca peluang lebih luas lagi," tukasnya.
Simak Video "Video Situasi Karhutla Terkini: Titik Api di Kalimantan Naik, Sumatera Turun"
(dai/dai)