Video mobil bertuliskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang diduga dikemudikan secara ugal-ugalan di Kota Bandar Lampung, Lampung, viral di media sosial. Mobil tersebut terlihat berpindah jalur secara tiba-tiba hingga nyaris menabrak pengendara motor dari arah berlawanan di Flyover Pahoman.
Dalam video yang beredar, mobil berukuran besar itu tampak melaju di tengah lalu lintas yang ramai. Pengemudinya diduga beberapa kali berpindah jalur dan menyalip kendaraan di depannya dengan mengambil lajur berlawanan.
Aksi tersebut nyaris berujung kecelakaan saat mobil melintas di Flyover Pahoman. Ketika mobil mencoba menyalip melalui jalur kanan, seorang pengendara motor terlihat melintas dari arah berlawanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perekam video, Putri, warga Bandar Lampung, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Menurutnya, aksi berkendara yang membahayakan tersebut sudah terlihat sejak mobil melintas di Jalan Pangeran Antasari hingga Jalan Gajah Mada.
"Dia (sopir KDMP) sudah ugal-ugalan sebelum sampai Rumah Sakit Graha Husada. Setelah melewati rumah sakit, mobil itu juga terus berpindah jalur, kadang ke kiri, tiba-tiba ke kanan," katanya, Selasa (27/10/2026).
Putri menuturkan, dirinya bersama seorang rekan berada di belakang mobil tersebut. Keduanya kemudian berupaya mengejar kendaraan itu untuk mengingatkan pengemudi agar berkendara dengan tertib.
Namun, situasi menegangkan terjadi saat mereka melintas di flyover Pahoman. Mobil tersebut disebut berusaha menyalip dengan mengambil lajur kanan, padahal ada pengendara motor dari arah berlawanan.
"Di flyover Pahoman itu dia mau menyalip. Padahal dari arah berlawanan ada pengendara motor juga yang mau lewat. Kami sampai membunyikan klakson. Untungnya tidak jadi kecelakaan," ujarnya.
Setelah melewati flyover, Putri dan rekannya kembali berusaha mengingatkan pengemudi agar tidak berkendara secara ugal-ugalan. Namun, menurut Putri, pengemudi tetap melaju secara agresif.
Ketegangan berlanjut saat mereka berhenti di sebuah pertigaan. Putri mengaku mendengar seseorang dari dalam mobil meneriaki mereka dengan kata-kata kasar.
"Pas kami berhenti di pertigaan, dia malah teriak-teriak. Waktu itu kami tidak sempat merekam karena kondisi jalan juga ramai," tuturnya.
Putri mengatakan mobil tersebut kemudian mengambil arah berbeda. Berdasarkan pengamatan rekannya, terdapat dua orang laki-laki di dalam kendaraan itu.
Putri berharap polisi menindaklanjuti video yang beredar dan memeriksa pengemudi mobil tersebut, termasuk terkait kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan perilakunya saat berkendara.
"Semoga dicek lebih lanjut, masalah SIM dan cara dia berkendara. Soalnya merugikan orang lain. Kalau memang belum bisa membawa mobil dengan benar, lebih baik jangan membawa mobil dulu," katanya.
"Ini jalan raya, bukan sirkuit. Mobilnya juga besar, bukan mobil kecil," sambungnya.
Menanggapi video viral tersebut, Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol M Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan pihaknya akan menyelidiki pengemudi mobil KDMP itu.
"Terima kasih informasinya. Akan segera kami selidiki pengendaranya serta akan lebih diedukasi tentang Kamseltibcarlantas," kata Reza.
Reza juga mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Dia mengingatkan pengendara tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, berpindah jalur sembarangan, ataupun menyalip dengan mengambil jalur berlawanan ketika kondisi jalan tidak aman.
Setiap pengendara diminta tertib berlalu lintas karena tindakan ugal-ugalan dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
