Karhutla Way Kambas Belum Padam, Api di Lahan Gambut Kembali Menyala

Lampung

Karhutla Way Kambas Belum Padam, Api di Lahan Gambut Kembali Menyala

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Senin, 26 Okt 2026 15:00 WIB
Kondisi kebakaran di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur
Kondisi kebakaran di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur (Foto: Istimewa/Relawan)
Lampung Timur -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, masih berlangsung. Api di wilayah Resort Cabang, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah (SPTN) II Bungur, kembali muncul meski sebelumnya telah dilakukan pemadaman.

Humas TNWK Riri Fitriandi mengatakan, hingga Senin (26/10/2026), petugas gabungan masih berupaya memadamkan api di lokasi tersebut. Kebakaran di sejumlah area memang telah berhasil dikendalikan, tetapi titik api di lahan gambut masih menjadi kendala.

"Sampai saat ini yang belum padam di wilayah Resort Cabang atau SPTN II Bungur," kata Riri, Senin (26/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Riri menjelaskan, karakteristik lahan gambut membuat proses pemadaman tidak mudah. Api bisa bertahan di bawah permukaan tanah dan kembali menyala meski bagian atasnya telah disiram air.

"Apinya jenis api dalam (lahan gambut), terkadang muncul walau sudah disiram dengan banyak air," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Riri, titik api yang kembali muncul tidak selalu menandakan kebakaran baru atau perambatan api ke wilayah lain. Dalam beberapa kejadian, bara kembali menyala di area yang sebelumnya telah dipadamkan.

"Titik api terkadang muncul pada bekas area kebakaran. Sekarang sudah padam, siang ternyata hidup lagi, walau tidak besar dan hanya hidup di area itu saja," jelasnya.

Kondisi tersebut juga menyebabkan pemantauan satelit masih mendeteksi titik panas di kawasan yang sebelumnya terbakar. Sementara itu, berdasarkan pemantauan yang disampaikan Riri, api di Resort Cabang belum merembet ke area lain.

Petugas gabungan masih melakukan penyisiran dan pemadaman untuk memastikan titik api yang kembali muncul tidak berkembang menjadi kebakaran lebih besar.

Pemadaman di Resort Cabang melibatkan personel TNWK, TNI, Polri, BNPB, Pemerintah Provinsi Lampung, BPBD, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, serta masyarakat.

Tim menggunakan selang panjang untuk menjangkau titik kebakaran. Langkah ini dilakukan agar petugas dapat menyuplai air ke lokasi yang masih mengeluarkan api maupun bara.

Riri mengatakan seluruh unsur yang terlibat terus bekerja sama untuk mengatasi kebakaran tersebut.

"Tim gabungan TNWK bersama TNI, Polri, BNPB, Pemprov Lampung, BPBD, Pemda Lampung Timur dan masyarakat bahu-membahu berupaya memadamkan api," tuturnya.

Sementara itu, kebakaran di grid pengelolaan 16L dan 16K, wilayah SPTN I, dilaporkan telah padam pada Minggu (25/10). Area tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah beredar video yang memperlihatkan kebakaran seolah berada di dekat kandang gajah jantan.

Riri menyebut api di lokasi tersebut berhasil dipadamkan setelah hujan mengguyur kawasan TNWK. Adapun penanganan karhutla di Resort Cabang masih berlanjut karena titik api di lahan gambut berpotensi kembali menyala.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads