Pemprov Sumsel Kaji Kelayakan Tol Musi Landas-Tanjung Carat

Sumatera Selatan

Pemprov Sumsel Kaji Kelayakan Tol Musi Landas-Tanjung Carat

Vinsca Hardyanti - detikSumbagsel
Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB
Gerbang Pintu Tol Musi Landas
Foto: Gerbang Tol Musi Landas (Dok. Hutama Karya)
Palembang -

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mengkaji kelayakan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Musi Landas dengan Pelabuhan Tanjung Carat. Pengumpulan data dari berbagai pihak dilakukan untuk menilai potensi pembangunan jalur tersebut dari sisi ekonomi dan finansial.

Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Sumsel, Basyaruddin Akhmad, mengatakan saat ini pemerintah masih menghimpun informasi sebagai dasar untuk menentukan kelayakan proyek. Hal tersebut disampaikannya usai rapat di Ruang Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (20/10).

"Kita masih mengumpulkan data untuk melihat, untuk mengumpulkan data-data untuk nanti data-data tersebut digunakan untuk menilai kelayakan dari jalan tol Musi Landas ke Pelabuhan Tanjung Carat," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, kajian tersebut tidak hanya berfokus pada kebutuhan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhitungkan aspek ekonomi dan finansial. Hasil analisis nantinya akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan apakah pembangunan jalan tol tersebut layak dilanjutkan.

Sejumlah pihak dilibatkan dalam proses pengumpulan data, mulai dari asosiasi transportir batu bara, PT Bukit Asam (PTBA), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bina Marga, hingga Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

ADVERTISEMENT

Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kebutuhan transportasi, potensi pergerakan komoditas, serta dampak pembangunan terhadap pengembangan wilayah. Data dari sektor pertambangan dan transportasi juga menjadi bagian yang diperhitungkan dalam kajian kelayakan proyek.

Basyaruddin menegaskan, pengumpulan data menjadi salah satu tahapan penting sebelum pemerintah menentukan langkah selanjutnya. Menurutnya, keputusan pembangunan harus didukung analisis yang memadai agar proyek dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan.

"Poin utamanya itu meminta data-data dari berbagai stakeholder untuk dianalisis, yang digunakan untuk menganalisis apakah jalan tol ini layak atau tidak dibangun berdasarkan analisis finansial dan analisis ekonominya," katanya.

Rencana jalur tersebut meliputi dari wilayah Muara Enim-Prabumulih menuju kawasan Musi Landas, sebelum tersambung ke Pelabuhan Tanjung Carat. Jalur ini direncanakan menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur yang mendukung akses menuju pelabuhan.

Selain memastikan kelayakan jalan tol, Pemprov Sumsel juga berharap perencanaan proyek tersebut dapat diselaraskan dengan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. Kesinambungan antara kedua proyek diperlukan agar pengembangan jaringan transportasi dan infrastruktur pelabuhan dapat berjalan secara terpadu.

"Kita masih banyak prosesnya, kita harapkan ini nanti bisa simultan dengan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat," jelasnya.

Ia menambahkan, tahapan perencanaan yang telah disusun masih perlu dievaluasi kembali agar pelaksanaannya sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Untuk saat ini, Pemprov Sumsel masih berfokus mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai pihak sebelum menentukan kelanjutan rencana pembangunan jalan tol Musi Landas-Tanjung Carat.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads