Kabut Asap Kiriman Jambi-Sumsel Selimuti Bengkulu, Jarak Pandang 6-8 Km

Bengkulu

Kabut Asap Kiriman Jambi-Sumsel Selimuti Bengkulu, Jarak Pandang 6-8 Km

Hery Supandi - detikSumbagsel
Minggu, 18 Okt 2026 17:30 WIB
Asap karhutla kiriman Jambi dan Sumsel masih menyelimuti Kota Bengkulu
Asap karhutla kiriman Jambi dan Sumsel masih menyelimuti Kota Bengkulu (Foto: Hery Supandi)
Bengkulu -

Kabut asap kiriman dari wilayah Jambi dan Sumatera Selatan (Sumsel) masih menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu. Kondisi jarak pandang masih tergolong aman dan belum mengalami penurunan signifikan.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi (Stamet) Fatmawati Soekarno Bengkulu, Intan Rahma mengatakan berdasarkan pantauan satelit BMKG, sebaran asap terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Bengkulu.

"Berdasarkan data satelit BMKG, Bengkulu masih terkena dampak kabut asap kiriman dari Jambi dan Sumsel. Tapi untuk Kota Bengkulu penurunan jarak pandang yang disebabkan kabut asap masih belum terlalu signifikan," katanya Minggu (18/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Intan menyebut kondisi jarak pandang mendatar yang terpantau dari Stamet Fatmawati Soekarno Bengkulu masih berada pada kisaran 6-8 kilometer.

"Jarak pandang mendatar yang teramati dari Stasiun Meteorologi rata-rata di 6-8 km," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan citra sebaran asap BMKG pada Minggu, asap terdeteksi di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sumatera Selatan.

Sebaran asap tersebut bergerak mengikuti pola angin dari wilayah barat hingga timur laut. BMKG juga mendeteksi adanya transboundary haze atau asap lintas batas dari Sumatera ke Semenanjung Malaysia dan Singapura.

Sementara itu, arah angin di Indonesia pada umumnya terpantau bertiup dari timur-tenggara menuju barat laut-utara.

Kondisi kabut asap ini perlu diwaspadai, terutama apabila konsentrasi asap meningkat dan menyebabkan jarak pandang menurun. Masyarakat diimbau tetap memperhatikan informasi cuaca dan kualitas udara, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan maupun bagi pengguna transportasi.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads