Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, masih mencapai ratusan hektare. Upaya pemadaman lanjutan terus dilakukan agar tidak meluas.
Adapun wilayah yang masih dilakukan pemadaman yakni, Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), Muara Enim, dan Ogan Komering Ilir (OKI). Kisaran lahan terbakar mencapai ratusan hektare.
Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Kemenhut Ferdian Krisnanto mengatakan pemadaman lanjutan di salah satu titik karhutla terluas berada di Banyuasin, mencapai 309 hektare.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lokasi yang terbakar berada di Desa Karang Anyar, Kecamatan Muara Padang atau di SM Padang Sugihan Grid S45. Karhutla sudah terjadi selama 49 hari di lokasi tersebut, dengan estimasi luas lahan terbakar 309 hektare, dan 99 hektare berhasil dipadamkan," ujarnya, Minggu (18/10/2026).
Personel yang melakukan pemadaman terdiri dari 10 orang Manggala Agni Daops Banyuasin, 15 orang dari Posko PKG Jalur 21, dan 8 TNI.
"Dari laporan terakhir kondisinya belum padam dan akan dilanjutkan pemadaman kembali hari ini," katanya.
Di area SM Padang Sugihan, titik karhutla lain juga terjadi di Desa Sebokor, Kecamatan Air Kumbang. Lahan yang terbakar mencapai 112,5 hektare dan sudah memasuki hari ke-19.
"Di lokasi ini total estimasi yang berhasil padam 45 hektare. Pemadaman dilakukan 10 personel MA Daops Banyuasin, 3 orang dari Resort KSDA dan 2 orang MPA. Status belum padam," katanya.
Di wilayah Muba, karhitla terjadi di Desa Karang Agung, Kecamatan Lalan yang memasuki hari ke-3. Estimasi luas terbakar belum tercatat, namun berhasil dipadamkan sekitar 5,75 hektare. Pemadaman dilakukan satgas karhutla dan dibantu personel RPK PT BKI dan belum padam.
Kemudian di Desa Muara Medak Dusun VII, Kecamatan Bayung Lincir yang memasuki hari ke-10. Luas lahan terbakar sekitar 47 hektare dengan estimasi padam 20 hektare. Pemadaman dilakukan 10 personel MA Muba dan 16 orang masyarakat/gapoktan. Status api belum padam.
Lalu, karhutla di Desa Muara Medak Dusun X, Kecamatan Bayung Lincir memasuki hari ke-7 juga belum padam. Estimasi padam sekitar 6 hektare dengan luas terbakar belum tercatat. Pelaksana pemadaman dari 8 personel MA MUBA, 14 RPK Sinar Mas Grup, dan 10 orang masyarakat.
Di wilayah Muara Enim, karhutla terjadi di Desa Putak dan Gumai, Kecamatam Gelumbang yang terbakar selama 14 dan 2 hari. Luas lahan terbakar di Putak seluas 36 hektare dan baru padam 17,7 hektare. Sedangkan di Gumai luas terbakar 33 hektare dan baru 4,3 hektare dipadamkan.
"Di dua titik area karhutla di Muara Enim juga belum padam," terangnya.
Sementara di wilayah OKI, pemadaman dilakukan di Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Tulung Selapan. Kemudian di Desa Talang Rimba, Kecamatan Cengal dan di Desa Sungai Menang, Kecamatan Sungai Menang. Ketiga titik lokasi yang terbakar baru terjadi selama dua hari.
