56 Hotspot Terdeteksi di Lampung Timur, Mayoritas di Kawasan Way Kambas

Lampung

56 Hotspot Terdeteksi di Lampung Timur, Mayoritas di Kawasan Way Kambas

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Minggu, 18 Okt 2026 22:30 WIB
Ilustrasi titik panas atau hotspot
Ilustrasi titik panas atau hotspot (Foto: ChatGPT)
Lampung Timur -

Sebanyak 56 titik panas atau hotspot terdeteksi di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, dalam pemantauan satelit selama 24 jam pada Sabtu (17/10/2026). Mayoritas titik panas tersebut berada di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Prakirawan BMKG Radin Inten Lampung Iqbal Arief mengatakan, data tersebut berdasarkan pemantauan satelit NASA-SNPP pada periode 17 Oktober 2026 pukul 00.00-23.59 WIB.

"Untuk wilayah Lampung Timur terdeteksi 56 titik hotspot dalam 24 jam terakhir. Apabila dilihat dari pantauan citra satelit, titik hotspot yang terdeteksi masuk kategori tingkat kepercayaan sedang atau medium," katanya, Minggu (18/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iqbal menjelaskan, mayoritas titik panas yang terdeteksi di Lampung Timur berada di kawasan TN Way Kambas. Meski demikian, temuan tersebut belum dapat dipastikan berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, tingkat kepercayaan sedang yang ditandai warna kuning pada pemantauan satelit menunjukkan bahwa keberadaan titik panas tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

"Karena tingkat kepercayaannya masih kuning, belum bisa disimpulkan bahwa titik hotspot yang muncul disebabkan oleh karhutla di Way Kambas," jelasnya.

Dia menerangkan, hotspot merupakan indikasi lokasi yang memiliki suhu permukaan bumi relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah di sekitarnya berdasarkan pengamatan citra satelit.

Dengan demikian, keberadaan titik panas tidak serta-merta menandakan terjadinya kebakaran. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab munculnya anomali suhu tersebut.

Selain di Lampung Timur, BMKG juga mendeteksi titik panas di Kabupaten Mesuji. Salah satunya berada di kawasan Rawa Jitu Utara, Kecamatan Sungai Sidang, dengan tingkat kepercayaan sedang.

BMKG mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di wilayah yang terpantau mengalami peningkatan titik panas. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads