3,2 Ton Dry Ice Sudah Disemai di Palembang Atasi Kabut Asap

Sumatera Selatan

3,2 Ton Dry Ice Sudah Disemai di Palembang Atasi Kabut Asap

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 17 Okt 2026 18:36 WIB
Persiapan penyemaian dry ice di area Palembang.
Foto: Persiapan penyemaian dry ice di area Palembang. (Dok. Istimewa)
Palembang -

Penyemaian dry ice di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, telah dilakukan 4 sortie dalam dua hari terakhir. Total 3,2 ton dry ice telah ditabur di area Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II dan wilayah perkotaan Palembang.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan dalam setiap sortie yang dilakukan, pesawat membawa bahan semai sebanyak 800 kg. Pelaksanaannya masih difokuskan di area Palembang.

"Hingga kemarin sudah dilakukan 4 sortie penyemaian, dengan total 3,2 ton dry ice yang ditaburkan," ujarnya, Sabtu (17/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam penyemaian yang dilakukan Jumat (17/10), pesawat Cessna 208B PK-SNP melakukam penyemaian pada pukul 10.22 WIB hingga 13.08 WIB. Wilayah penyemaian awan dilakukan di Palembang dengan ketinggian 7.000 feet.

Sedangkan pada sortie 2, penyemaian dilakukan pesawat CASA 212 TNI AU A-2117. Lokasi penyemaian di area approaching runway dan wilayah perkotaan Palembang pada pukul 15.00-16.33 WIB. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000 feet.

ADVERTISEMENT

"Hari ini akan dilanjutkan kembali pelaksanaan dry ice. Kita masih menunggu informasinya," katanya.

Kepala BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana sebelumnya mengatakan penyamaian dry ice di Sumsel akan dilakukan selama 10 hari. Pelaksanaannya juga akan dibarengi dengan OMC dengan NaCl.

Diketahui, Sumsel menjadi daerah pertama yang melaksanakan metode ini sebelum nantinya diterapkan untuk penanganan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Alhamdulillah kita mendapatkan kontrak dari Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan BMKG untuk 10 hari ke depan pelaksanaam OMC (operasi modifikasi cuaca) dry ice," ujarnya, Jumat (16/10/2026).

Upaya penyemaian dry ice ini juga menjadi upaya agar kabut asap di sekitaran Bandara SMB II Palembang menipis. Sekaligus agar helikopter water bombing bisa beroperasional karena jarak pandang yang membaik.

"Kita terus maksimal melakukan penanganan karhutla, baik oleh satgas darat maupun udara. Penyemaiam dry ice ini kita harapkan dapat membuka jarak pandang dan satgas udara bisa melakukan water bombing," jelasnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads