Kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada penggunaan layanan internet di Sumatera Selatan.
Biznet mencatat pertumbuhan pelanggan sekitar 30% seiring meningkatnya kebutuhan koneksi internet untuk mendukung kegiatan belajar dari rumah.
Asisten Senior Manager Territory West Biznet, Piscesco Heyziputra, mengatakan penerapan pembelajaran daring menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kondisi serupa pernah terjadi ketika pandemi COVID-19 membuat masyarakat bergantung pada koneksi internet untuk beraktivitas.
"Sekitar 30 persen lebih pertumbuhan pelanggan, termasuk homepass, terhadap fenomena pembelajaran jarak jauh ini," kata Piscesco, Rabu (14/10/2026).
Dia mengatakan kebutuhan internet untuk pembelajaran daring bukan fenomena baru bagi penyedia layanan telekomunikasi. Namun, kondisi karhutla yang kembali mendorong sekolah menerapkan PJJ membuat koneksi internet semakin dibutuhkan oleh keluarga yang memiliki anak usia sekolah.
Piscesco menyebut Biznet juga memiliki program peningkatan bandwidth atau kapasitas kecepatan internet bagi pelanggan. Program tersebut dinilai membantu pelanggan memenuhi kebutuhan koneksi saat aktivitas daring meningkat.
"Alhamdulillah, ada yang booster bandwidth-nya terbantu dengan program kami karena kami booster bandwidth," ujarnya.
Menurut Piscesco, pertumbuhan pelanggan di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) berpotensi lebih tinggi. Wilayah tersebut mencakup daerah yang juga terdampak karhutla, seperti Sumsel, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.
Meski demikian, dia belum merinci angka pertumbuhan pelanggan secara keseluruhan untuk wilayah Sumbagsel. Dia menyebut minat masyarakat terhadap layanan internet masih cukup baik di tengah kebutuhan konektivitas yang meningkat.
"Masih banyak pelanggan atau calon pelanggan yang percaya terhadap layanan bisnis, kalau untuk kenaikan jumlah pelanggannya alhamdulillah cukup signifikan," katanya.
Khusus di Sumsel, Biznet mencatat jumlah pelanggan telah mencapai lebih dari 54 ribu. Pelanggan tersebut tersebar di berbagai wilayah, mulai dari pusat Kota Palembang hingga kawasan pinggiran.
Piscesco mengatakan perusahaan masih melanjutkan perluasan jaringan untuk menjangkau lebih banyak wilayah di Sumsel. Ekspansi tersebut diharapkan dapat memperluas akses internet sekaligus meningkatkan jumlah pelanggan aktif.
"Untuk saat ini, ekspansi kami masih terus berjalan. Diiringi dengan ekspansi, pertumbuhan customer aktif pun terus bertambah," pungkasnya.
