Helmi Hasan Prioritaskan Jalan Mulus di Bengkulu, Anggaran Ditambah

Bengkulu

Helmi Hasan Prioritaskan Jalan Mulus di Bengkulu, Anggaran Ditambah

Hery Supandi - detikSumbagsel
Rabu, 14 Okt 2026 19:00 WIB
Perbaikan jalan di Bengkulu
Foto: Perbaikan jalan di Bengkulu (Hery Supandi)
Bengkulu -

Program jalan mulus yang menjadi salah satu janji Gubernur Bengkulu Helmi Hasan terus dikebut. Setelah menyasar sejumlah ruas jalan di Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, hingga Bengkulu Tengah, kini pembangunan berlanjut ke Jalan Raya Rawa Makmur di Kota Bengkulu.

Pembangunan ini tak sekadar memperbaiki jalan rusak. Penguatan konstruksi juga menjadi perhatian agar jalan lebih tahan terhadap dampak banjir, sehingga masyarakat bisa berkendara dengan lebih nyaman dan aman.

Program jalan mulus menjadi salah satu prioritas Helmi Hasan sejak tahun pertama memimpin Provinsi Bengkulu. Pemprov Bengkulu saat itu mengalokasikan anggaran hampir Rp 600 miliar untuk pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai wilayah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komitmen tersebut berlanjut pada tahun kedua pemerintahan dengan alokasi anggaran pembangunan jalan yang mencapai hampir Rp 400 miliar.

Meski demikian, pekerjaan rumah untuk mewujudkan seluruh jalan provinsi dalam kondisi mulus masih cukup besar. Berdasarkan estimasi, dibutuhkan anggaran hingga Rp 2,5 triliun untuk menuntaskan perbaikan seluruh ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Bengkulu.

ADVERTISEMENT

"Pembangunan jalan mulus akan terus kita lanjutkan sampai semua jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam kondisi mulus," kata Helmi Hasan, Rabu (14/10/2026).

Perbaikan jalan jelas Helmi, tidak hanya berdampak pada kenyamanan pengguna kendaraan, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi. Akses yang lebih baik dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang, hingga menekan biaya perjalanan.

"Salah satu manfaat yang dirasakan warga adalah tersedianya jalur alternatif perjalanan Bengkulu-Lubuklinggau melalui wilayah Kepahiang. Selain jalur utama melalui Curup, masyarakat memiliki pilihan rute melalui Kabawetan, Kepahiang, Sindang Dataran, hingga Binduriang," jelas Helmi.

Sementara itu, Arwan (48), warga yang kerap melintasi jalur Bengkulu-Lubuk Linggau, mengaku terbantu dengan keberadaan jalur alternatif tersebut.

"Kami yang biasa bepergian dari Lubuk Linggau ke Bengkulu sangat terbantu dengan adanya jalan alternatif ini karena bisa memangkas waktu tempuh. Artinya, biaya BBM juga bisa lebih hemat. Yang pasti, ini sangat bermanfaat bagi masyarakat pengguna jalan," ujar Arwan.

Menurut Arwan, akses jalan yang semakin baik dapat memudahkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mendukung perputaran ekonomi di daerah yang dilalui.

"Lanjut terus, Pak Gubernur. Masyarakat sangat mendukung program jalan mulus," papar Arwan.

Selain di Rejang Lebong dan Kepahiang, pembangunan serta perbaikan jalan juga telah dilakukan di kawasan Lubuk Sini, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan sejumlah ruas lainnya.

Eka, warga Bengkulu Tengah, menyambut positif perbaikan jalan yang mulai dirasakan masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, kondisi jalan yang sebelumnya rusak kini berangsur membaik.

"Alhamdulillah, sekarang jalan-jalan yang dulu rusak sudah mulai banyak diperbaiki," ujarnya.

Pembangunan Jalan Raya Rawa Makmur dan perbaikan di berbagai daerah diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarkawasan di Provinsi Bengkulu.

Dengan akses transportasi yang semakin baik, waktu tempuh perjalanan diharapkan lebih efisien, biaya operasional kendaraan dapat ditekan, serta distribusi hasil usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin lancar.

Pemprov Bengkulu pun diharapkan dapat melanjutkan pembangunan secara bertahap hingga target jalan mulus di seluruh ruas yang menjadi kewenangan provinsi dapat terwujud.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads