18 Penerbangan di Bandara SMB II Terdampak Kabut Asap Karhutla

Sumatera Selatan

18 Penerbangan di Bandara SMB II Terdampak Kabut Asap Karhutla

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Minggu, 11 Okt 2026 22:23 WIB
Pesawat komersial Airbus A330-941 milik maskapai penerbangan Lior Air mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (17/9/2026). Berdasarkan data dari pengelola Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang kabut asap dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) mengakibatkan jarak pandang menurun hingga 700 meter sehingga kedatangan empat penerbangan dari Singapura, Jeddah, Yogyakarta dan Jakarta mengalami keterlambatan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Palembang (Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Palembang -

Sebanyak 18 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Palembang, Sumatera Selatan, terdampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jarak pandang di bandara tercatat hanya 600 meter.

General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Sahab, menyampaikan data operasional yang mencatat 18 jadwal penerbangan terdampak kondisi tersebut.

"Jumlah itu terdiri dari sembilan penerbangan keberangkatan dan sembilan penerbangan kedatangan,"ujarnya, Minggu (11/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada sektor keberangkatan, penerbangan yang tercatat terdampak antara lain Citilink QG981 dan QG985 tujuan Jakarta, AirAsia AK461 tujuan Kuala Lumpur, serta penerbangan Lion Air JT856 tujuan Surabaya.

"Sejumlah penerbangan Garuda Indonesia, Batik Air, dan Pelita Air tujuan Jakarta juga masuk dalam daftar tersebut,"katanya.

ADVERTISEMENT

Sementara pada sektor kedatangan, penerbangan yang tercatat terdampak meliputi Citilink QG980 dan QG984 dari Jakarta, AirAsia AK462 dari Kuala Lumpur, serta sejumlah penerbangan Garuda Indonesia, Batik Air, dan Pelita Air.

Jarak pandang yang terbatas menjadi perhatian dalam operasional penerbangan karena pesawat harus memenuhi ketentuan keselamatan untuk lepas landas maupun mendarat.

"Pihak bandara terus memantau perkembangan kondisi jarak pandang dan operasional penerbangan di tengah kabut asap yang menyelimuti Palembang,"ujarnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads