Polisi Selidiki Lahan Gambut di Basel Terbakar hingga 305 Rumah Ikut Dilahap Api

Bangka Belitung

Polisi Selidiki Lahan Gambut di Basel Terbakar hingga 305 Rumah Ikut Dilahap Api

Deni Wahyono - detikSumbagsel
Minggu, 11 Okt 2026 19:30 WIB
Lahan gambut terbakar hingga mengakibatkan ratusan rumah ikut terbakar
Lahan gambut terbakar hingga mengakibatkan ratusan rumah ikut terbakar (Foto: Istimewa)
Bangka Selatan -

Polisi menyelidiki lahan gambut di Bangka Selatan (Basel) yang terbakar hingga mengakibatkan 305 rumah warga termasuk 50 gedung walet dilalap api. Lahan gambut yang terbakar yakni 8,3 hektare.

Kebakaran lahan gambut dan meludeskan ratusan rumah permanen dan semi permanen terjadi di Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Basel, pada Sabtu (10/10/2026), sekitar puku 17.20 WIB. Api berhasil dipadamkan, Minggu (11/11) pukul 00.30 WIB,

"Penyebab kebakaran masih didalami. Tim akan melakukan olah TKP," kata kata Kabid Humas Polda Babel Kombes Agus Sugiyarso kepada detikSumbagsel, Minggu (11/11/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk korban jiwa sementara masih nihil atau belum ada laporan. Sedangkan jumlah rumah semi permanen dan permanen yang terbakar diperkirakan kurang lebih ada 305 rumah. Lalu, ada 50 unit gedung walet juga terbakar," sambungnya.

Agus belum menyebutkan secara rinci penyebab kebakaran karena tim masih di lapangan untuk melakukan penyelidikan. Ia menduga kebakaran tersebut terjadi akibat kebakaran lahan gambut yang tak jauh dari pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

"Dugaan, api berasal dari kebakaran lahan gambut seluas kurang lebih 8,3 hektare (sebelumnya 4 hektare) yang merambat ke pemukiman warga," sebutnya.

Dijelaskan Kombes Agus, saat ini ratusan personel gabungan dari Polda Babel, Polres Jajaran bersama instansi terkait telah di lokasi. Mereka ditugaskan untuk membangun dapur umur dan memberikan Trauma Healing terhadap warga yang terdampak.

"Kurang lebih ada 213 personel gabungan yang diterjunkan. Kita juga berikan bantuan sosial seperti sembako, peralatan mandi dan pakaian di posko," katanya.

Saat ini, ada 500-an orang menempati posko pengungsian di SDN 07 Simpang Rimba dan Masjid Al Muhajirin Desa setempat. Mereka juga mendapat pemeriksaan kesehatan dari tim kesehatan termasuk dari Dokes Polda Babel.

"Termasuk, menurunkan tim kesehatan dan tim trauma healing," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Kebakaran lahan gambut seluas empat hektar terjadi di Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Bangka Belitung (Babel). Kebakaran tersebut merambat ke pemukiman warga hingga mengakibatkan ratusan rumah semi permanen ikut terbakar ludes.

"Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Warga yang terdampak menempati Posko pengungsian. Pos pertama pertama kurang lebih 300 orang dan pos kedua kurang lebih 200 orang," terang Agus kepada detikSumbagsel.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads