Sumatera Selatan

Udara Palembang Masih Level Hitam, PM2.5 Sempat Tembus 505,5

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Jumat, 09 Okt 2026 10:30 WIB
Kabut asap selimuti Palembang (Foto: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Palembang -

Kualitas udara di Kota Palembang, masih belum menunjukkan perbaikan. Kondisinya tetap berada pada level hitam atau berbahaya pada Jumat (9/10/2026). Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 tercatat masih tinggi.

Berdasarkan data pemantauan kualitas udara, konsentrasi PM2.5 di Musi 2 Palembang pada pukul 00.00 WIB tercatat sebesar 447,2 µg/m³. Angka tersebut kemudian meningkat hingga menembus 505,5 µg/m³ pada pukul 01.00 WIB.

"Setelah mencapai angka tersebut, konsentrasi PM2.5 berangsur turun, namun angkanya masih berada pada level berbahaya. Angka tertinggi tercatat pukul 01.00 WIB sebesar 505,5 µg/m³," ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis.

Pada pukul 02.00 WIB, angkanya tercatat 485,3 µg/m³, kemudian turun menjadi 421,4 µg/m³ pada pukul 03.00 WIB. Penurunan berlanjut pada pukul 04.00 WIB dengan angka 417,6 µg/m³.

"Selanjutnya, konsentrasi PM2.5 mencapai 381 µg/m³ pada pukul 05.00 WIB. Namun, kondisi tersebut kembali memburuk. Pada pukul 06.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat meningkat menjadi 438,7 µg/m³, dan stabil di angka 430,2 µg/m³," katanya.

Secara visual, buruknya kualitas udara juga terlihat dari asap yang tampak di sekitaran. Bahkan, ketika berkendara pun asap masih terpantau jelas hingga membuat mata perih dan sesak napas.

Kabut asap disebut masih berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi wilayah Ogan Kometing Ilir (OKI), dan sekitarnya.

Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat konsentrasi PM2.5 masih berada pada level berbahaya.

"Warga yang harus keluar rumah disarankan menggunakan masker yang mampu menyaring partikulat halus. Selain itu, masyarakat diminta mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki kondisi tubuh sensitif terhadap polusi udara," tukasnya.



Simak Video "Kemendagri Beri Apresiasi Pemerintah Daerah Wilayah Sumatera"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork