Operasional penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang terganggu imbas kabut asap. Hingga pukul 13.00 WIB, jarak pandang di bandara hanya 400 meter atau berada di bawah batas minimal. Ada 15 penerbangan terdampak.
General Manager Bandara SMB II Palembang Ahmad Syaugi Sahab mengatakan dampak gangguan asap terjadi pada penerbangan keberangkatan dan kedatangan.
"Visibility below minimal 400 meter," kata Ahmad Syaugi Sahab dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data pukul 13.00 WIB, sebanyak delapan penerbangan terdampak pada keberangkatan. Yakni, penerbangan IU 921 rute Palembang-Jakarta, IU 302 Palembang-Pangkalpinang, GA 101 Palembang-Jakarta, IU 964 Palembang-Kuala Namu, QG 987 Palembang-Jakarta, GA 107 Palembang-Jakarta, QG 981 Palembang-Jakarta, dan IU 923 Palembang-Jakarta.
Sementara untuk kedatangan, terdapat tujuh penerbangan terdampak. Yakni IU 933 rute Yogyakarta-Palembang, GA 102 Jakarta-Palembang, QG 9962 Jakarta-Palembang, QG 980 Jakarta-Palembang, GA 955 Jeddah-Palembang, IU 922 Jakarta-Palembang, dan AK 462 Kuala Lumpur-Palembang.
Kode penerbangan tersebut berasal dari beberapa maskapai. Kode IU merupakan Super Air Jet, GA adalah Garuda Indonesia, QG Citilink, sedangkan AK AirAsia.
Kondisi jarak pandang 400 meter ini terjadi di tengah kabut asap yang masih menyelimuti Palembang. Sebelumnya, kondisi serupa juga beberapa kali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara SMB II akibat jarak pandang yang berada di bawah batas operasional.
Pihak Bandara SMB II menyebut terus memantau kondisi jarak pandang dan perkembangan cuaca untuk memastikan keselamatan operasional penerbangan.
