Kejati Lampung dan Sespimti Polri Tanam Padi Bersama di Metro

Lampung

Kejati Lampung dan Sespimti Polri Tanam Padi Bersama di Metro

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Selasa, 06 Okt 2026 21:40 WIB
Kejati Lampung dan Sespimti Polri Dikreg ke-36 T.A. 2026 menanam padi bersama sekaligus menyalurkan bantuan 2 kuintal benih kepada kelompok tani.
Foto: Kejati Lampung dan Sespimti Polri Dikreg ke-36 T.A. 2026 menanam padi bersama sekaligus menyalurkan bantuan 2 kuintal benih kepada kelompok tani. (Dok. Istimewa)
Metro -

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung bersama peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-36 T.A. 2026 turun ke sawah di Kota Metro. Mereka menanam padi bersama sekaligus menyalurkan bantuan 2 kuintal benih kepada kelompok tani.

Kegiatan tersebut digelar di lahan pertanian Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Kepala Kejati Lampung Dr Taufan Zakaria, Ketua Tim Sespimti Polri Dikreg ke-36 T.A. 2026 Irjen Pol Mohamad Agung Budijono, serta sejumlah peserta Sespimti hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Metro, Wali Kota Metro, perwakilan Dinas Pertanian Kota Metro dan Kelompok Tani Mitra Adhyaksa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanam padi dilakukan menggunakan metode TABELA atau Tanam Benih Langsung. Metode ini dinilai dapat menghemat biaya dan tenaga karena mengurangi kebutuhan tenaga kerja hingga 30-40 persen.

Selain itu, metode TABELA membuat proses penanaman lebih singkat sehingga tanaman berpotensi dipanen lebih awal. Teknik tersebut juga dinilai cocok diterapkan untuk pola tanam ganda maupun intensifikasi lahan.

ADVERTISEMENT

Kajati Lampung, Taufan Zakaria mengatakan kegiatan turun langsung ke lahan pertanian menjadi bagian dari upaya melihat kondisi petani secara langsung.

"Kolaborasi ini bertujuan mengimplementasikan arahan Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional," kata Taufan.

Menurutnya, keterlibatan aparat penegak hukum bersama pemerintah daerah dan kelompok tani juga penting untuk mengetahui berbagai kebutuhan serta persoalan yang dihadapi petani di lapangan.

Sementara itu, Ketua Tim Sespimti Polri Dikreg ke-36 T.A. 2026 Irjen Pol Mohamad Agung Budijono menekankan pentingnya peran petani dalam menjaga ketersediaan pangan.

"Tanpa petani kita semua tidak akan hidup. Oleh karena itu, kami sangat memuliakan para petani," ujar Agung.

Dalam kegiatan tersebut, Kejati Lampung bersama Sespimti Polri juga menyerahkan bantuan 2 kuintal benih padi. Bantuan diberikan secara simbolis kepada perwakilan Kelompok Tani Mitra Adhyaksa Metro untuk digunakan dalam masa tanam.

Kegiatan tanam padi bersama dan penyerahan bantuan benih tersebut berlangsung sekitar dua jam. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib hingga selesai sekitar pukul 12.00 WIB.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads