18 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terdampak Kabut Asap

Sumatera Selatan

18 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terdampak Kabut Asap

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Senin, 05 Okt 2026 15:20 WIB
Pesawat komersial Airbus A330-941 milik maskapai penerbangan Lior Air mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (17/9/2026). Berdasarkan data dari pengelola Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang kabut asap dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) mengakibatkan jarak pandang menurun hingga 700 meter sehingga kedatangan empat penerbangan dari Singapura, Jeddah, Yogyakarta dan Jakarta mengalami keterlambatan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Foto: Ilustrasi penerbangan terganggu kabut asap (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Palembang -

Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang. Sejumlah penerbangan mengalami penundaan karena jarak pandang turun di bawah batas minimal operasional.

Humas Bandara SMB II Palembang Nidia Basthonie mengatakan kondisi tersebut berdampak pada penerbangan yang hendak berangkat maupun mendarat di Palembang pada Senin (5/10/2026).

"Sejumlah penerbangan mengalami penundaan akibat kabut asap dengan jarak pandang di bawah batas minimal," kata Nidia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data pihak bandara, terdapat 11 penerbangan keberangkatan dan 7 penerbangan kedatangan yang terdampak kondisi jarak pandang tersebut.

Untuk penerbangan keberangkatan, pesawat yang terdampak antara lain IU 921 rute Palembang-Jakarta, QG 989 Palembang-Batam, IU 302 Palembang-Pangkalpinang, JT 246 Palembang-Batam, IU 964 Palembang-Kualanamu, GA 107 Palembang-Jakarta, QG 981 Palembang-Jakarta, QG 987 Palembang-Jakarta, IU 923 Palembang-Jakarta dan QG 985 Palembang-Jakarta.

ADVERTISEMENT

Sementara pada sisi kedatangan, penerbangan yang terdampak yakni IU 933 dari Yogyakarta, GA 102 dari Jakarta, QG 980 dari Jakarta, QG 9962 dari Jakarta, AK 462 dari Kuala Lumpur, IU 924 dari Jakarta dan QG 984 dari Jakarta.

Nidia menjelaskan penundaan dilakukan karena jarak pandang di sekitar bandara tidak memenuhi batas minimal keselamatan penerbangan. Kondisi tersebut membuat operasional pesawat harus disesuaikan dengan situasi di lapangan.

"Penundaan keberangkatan yang disebabkan terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap ini dilakukan untuk menjaga keselamatan penumpang maupun kru pesawat," ujarnya.

Meski sejumlah penerbangan terdampak, Nidia memastikan kondisi operasional di Bandara SMB II secara umum masih kondusif.

"Situasi bandara saat ini dalam keadaan kondusif," katanya.

Pihak bandara terus memantau kondisi jarak pandang dan menyesuaikan operasional penerbangan dengan kondisi cuaca serta aspek keselamatan penerbangan.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads