2 Rumah di Lubuklinggau Rusak Parah Usai Dihantam Hujan Deras-Angin Kencang

Sumatera Selatan

2 Rumah di Lubuklinggau Rusak Parah Usai Dihantam Hujan Deras-Angin Kencang

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Senin, 28 Sep 2026 13:30 WIB
Rumah di Lubuklinggau rusak akibat diterjang angin kencang
Foto: Rumah di Lubuklinggau rusak akibat diterjang angin kencang (Dok. Damkar Lubuklinggau)
Lubuklinggau -

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menyebabkan dua rumah warga rusak. Satu rumah rusak di bagian atap dan satu rumah lagi rusak akibat tertimpa pohon.

Diketahui kejadian tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Untuk rumah pertama terjadi di Perumahan As Sofa, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Sedangkan rumah kedua berada di Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuklinggau, Suryo Amrinata Kesuma mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar, ada dua rumah yang mengalami kerusakan akibat cuaca hujan dan angin kencang kemarin. Satu rumah rusak bagian atap dan satunya lagi tertimpa pohon," katanya, Senin (28/9/2026).

Suryo menjelaskan untuk rumah pertama di Watervang, bagian atap rumah tersebut rusak parah dan beterbangan akibat diterjang angin kencang. Sementara rumah kedua di Simpang Periuk mengalami kerusakan di bagian depan karena tertimpa pojok yang berada di dekat rumah tersebut.

ADVERTISEMENT

"Karena angin kemarin memang sangat kencang. Meskipun kedua rumah mengalami kerusakan yang cukup parah, untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," ungkapnya.

Suryo mengatakan saat ini pihaknya masih berada di lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi korban. Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Kota Lubuklinggau.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu siap siaga dan waspada terhadap angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi," imbaunya.

Selain mewaspadai cuaca ekstrem, Suryo juga meminta masyarakat memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar rumah. Salah satunya dengan memastikan saluran air tidak tersumbat sampah.

Ia juga mengingatkan warga untuk memperhatikan keberadaan pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang saat diterpa angin kencang.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai karena dapat menyebabkan penyumbatan dan berpotensi memicu banjir. Kemudian kita juga menyarankan bila terdapat pohon besar yang berada di dekat rumah, disarankan untuk melakukan pemangkasan terhadap dahan yang berpotensi membahayakan," ucapnya.

Khusus warga yang tinggal di bantaran sungai, Suryo meminta masyarakat rutin membersihkan saluran air dari sampah maupun pohon yang dapat mengganggu kelancaran aliran air.

"Dengan menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, kami berharap risiko yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem dapat diminimalisir," tuturnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads