Lima unit helikopter water bombing dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga daerah di Sumatera Selatan. Pemadaman jalur udara difokuskan di wilayah Muara Enim, dengan mengerahkan tiga helikopter WB.
"Operasi pemadaman karhutla kemarin mengerahkan lima helikopter WB. Pemadaman dilakukan di Muara Enim, Ogan Ilir, dan Banyuasin," ujar Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Sabtu (26/9/2026).
Upaya pemadaman di Muara Enim, menjadi fokus. Di lokasi itu, pemadaman dilakukan dengan mengerahkan tiga helikopter yang melakukan penyiraman di wilayah Gelumbang. Lokasi itu sudah beberapa hari terbakar dan belum padam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemadaman di Gelumbang dilakukan oleh tiga helikopter WB, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10-18 hektare. Dilakukan 87 kali WB di lokasi yang terbakar," katanya.
"Hingga akhir pemadaman kondisinya masih berasap," tambahnya.
Sementara pemadaman di Ogan Ilir, dikerahkan dua helikopter WB. Proses pemadaman di lokasi ini dilakukan di wilayah Pemulutan. Lahan yang terbakar diperkirakan seluas 8 hektare dan terlapor padam 5 hektare.
"Di Pemulutan dilakukan 66 kali WB, namun hingga sore kondisinya masih berasap," ungkapnya.
Sementara satu helikopter yang melakukan pemadaman di Gelumbang, juga diperbantukan untuk pemadaman di wilayah Muara Padang, Banyuasin. Perbantuan pemadaman dilakukan 16 kali WB dan hingga akhir kondisinya masih berasap.
"Dari delapan helikopter WB bantuan BNPB di Sumsel, dua di antaranya dilakukan maintenance dan satu lainnya sedang reposisi ke Lampung untuk membantu pemadaman di Way Kambas," ungkapnya.
