Hujan Deras Picu Banjir di OKU, Warga Mengungsi

Sumatera Selatan

Hujan Deras Picu Banjir di OKU, Warga Mengungsi

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Rabu, 23 Sep 2026 16:00 WIB
Ilustrasi banjir.
Ilustrasi banjir (Foto: Unsplash/Lucas Hron)
OKU -

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menyebabkan sejumlah rumah warga banjir. Ketinggian air sempat mencapai lutut orang dewasa. Kondisi tersebut membuat sejumlah warga memilih mengungsi pada Selasa malam.

Manajer Pusdalops BPBD OKU Gunalfi mengatakan banjir terjadi di wilayah Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur, Selasa (22/9/2026) malam.

"Kami mendapat informasi terjadi banjir di permukiman warga, tapi hanya di satu titik di wilayah OKU. Banjir ini dampak hujan yang terjadi kemarin," ujar Gunalfi, Rabu (23/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari informasi, banjir yang terjadi hingga di atas lutut dan membuat sejumlah warga mengungsi," sambungnya.

Banjir itu diduga akibat derasnya hujan dan buruknya drainase di lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

"Dari informasi kades, banjir juga akibat kecilnya gorong-gorong jembatan. Gorong-gorong lebih kecil dibandingkan lebar sungai," katanya.

Namun, pada Rabu pagi, kondisi berangsur membaik. Air yang sempat menggenangi permukiman dilaporkan telah surut. Namun, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul naiknya TMA Sungai Ogan dan Lengkayap.

Berdasarkan hasil pemantauan alat pengukur ketinggian air (water gauge) pukul 10.30 WIB, tercatat kenaikan tinggi muka air di empat titik.

Di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Ulu Ogan, tinggi muka air terpantau naik 15,81 sentimeter. Sementara di Desa Gunung Liwat, Kecamatan Pengandonan, terjadi kenaikan 8,17 sentimeter.

Kemudian di Desa Sukaraja, Kecamatan Lengkiti, tidak tercatat kenaikan tinggi muka air. Sedangkan di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, kenaikan muka air Sungai Ogan tercatat mencapai 1,80 meter.

"Kenaikan debit sungai itu pascahujan yang terjadi pada beberapa hari lalu. Kalau dibandingkan dengan sebelum hujan pertama, kenaikan debit sungai sangat signifkan," terangnya.

Meski demikian, berdasarkan pemantauan, saat ini tidak terdapat kenaikan dari hulu Sungai Ogan di wilayah Ulu Ogan maupun Sungai Lengkayap di wilayah Lengkiti.

"Kenaikan muka air Sungai Ogan di wilayah kota pada Rabu pagi dipengaruhi hujan yang turun semalam. Kondisi sungai saat ini masih berada dalam keadaan normal dan aman," jelasnya.

"Warga yang bermukim di sepanjang DAS Ogan diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi," ujarnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads