Stunting Turun Jadi 9,6%, Bupati Merangin Mantapkan Program Bangga Kencana

Jambi

Stunting Turun Jadi 9,6%, Bupati Merangin Mantapkan Program Bangga Kencana

Ferdi Almunandar - detikSumbagsel
Sabtu, 19 Sep 2026 22:20 WIB
Bupati Syukur saat foto bersama Kepala BKKBN usai memaparkan soal penangan Stunting di Merangin
Bupati Syukur saat foto bersama Kepala BKKBN usai memaparkan soal penangan Stunting di Merangin (Foto: Istimewa)
Merangin -

Bupati Merangin M Syukur menegaskan soal komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Dia mengatakan program pemenuhan gizi anak akan terus diperkuat dan menjadi bagian penting dalam percepatan penurunan angka stunting.

"Kita akan terus memperkuat program yang berdampak langsung kepada masyarakat, terutama dalam pemenuhan gizi anak dan pencegahan stunting," kata Syukur, dalam keterangan tertulis yang diterima detikSumbagsel, Sabtu (19/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Persoalan ini juga sempat dibeberkan Syukur kepada Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi Zamhari pada Selasa (15/9) lalu. Saat itu, pertemuan tersebut disampaikan oleh Syukur dalam membahas penguatan kolaborasi bersama Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi.

"Salah satu pembahasannya itu fokus penguatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Program tersebut akan didorong melalui keterlibatan lintas sektor, termasuk dunia usaha dan para pemangku kepentingan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Pemkab Merangin juga mendorong partisipasi sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung intervensi terhadap keluarga yang berisiko mengalami stunting.

Selain itu, pemutakhiran data sasaran menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Data by name by address akan diperkuat dan divalidasi bersama BKKBN Provinsi Jambi dan DPPKB Merangin agar intervensi pemerintah dapat diberikan secara tepat sasaran.

"Kami tentu menyambut baik kolaborasi ini. Koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat dan dampak bagi masyarakat," terangnya.

Upaya tersebut sejalan dengan capaian penurunan angka stunting di Kabupaten Merangin. Berdasarkan data yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, prevalensi stunting di Merangin turun dari 14,9 persen menjadi 9,6 persen.

Capaian itu juga mengantarkan Bupati Merangin H M Syukur meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 dalam kategori Inovasi Kesehatan dan Penurunan Stunting.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi Zamhari mengatakan capaian tersebut perlu dipertahankan melalui kolaborasi yang konsisten antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, masyarakat, dunia usaha dan pemangku kepentingan lainnya.

"Program Bangga Kencana di Merangin berjalan dengan baik. Karena itu, kolaborasi ini harus terus dijaga untuk menyukseskan program pemerintah," kata Zamhari.

Zamhari menekankan pentingnya keterpaduan program yang berbasis pada data akurat. Menurutnya, data yang valid menjadi dasar agar intervensi terhadap keluarga berisiko stunting dapat dilakukan secara terukur.

"Intervensi yang terukur dan didukung data yang valid menjadi kunci agar program pendampingan memberikan dampak nyata bagi keluarga penerima manfaat," ujarnya.

Sementara itu, DPPKB Kabupaten Merangin akan menindaklanjuti hasil audiensi dengan memperkuat koordinasi lintas sektor. Data sasaran di lapangan juga akan terus dikawal untuk memastikan setiap intervensi berjalan tepat sasaran, optimal dan berkelanjutan.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads