Kondisi tubuh si kecil yang rentan dan masih beradaptasi perlu penangan ekstra ketika terserang flu, pilek, dan batuk. Ketiga penyakit ini menjadi kekhawatiran orang tua terutama yang baru pertama kali. Lalu, bagaimana cara mengatasi flu, pilek, dan batuk pada anak?
Dikutip Buku Obat Sehari-hari karya M. Sholekhudin, flu pilek dan batuk termasuk kategori self-limiting disease atau penyakit yang bisa sembuh sendiri tanpa diobati secara khusus. Penyebab paling umumnya karena virus.
Apakah Anak Boleh Minum Obat Flu dan Batuk?
Obat flu pilek dan batuk sebetulnya adalah obat yang diperuntukkan bagi orang dewasa. Karena itu, penggunaan obat mesti dilakukan secara hati-hati pada anak.
Bahkan menurut standar FDA, obat-obatan tersebut tidak boleh digunakan secara bebas pada anak di bawah umur dua tahun, kecuali atas resep dokter. Hal itu dilakukan karena pertimbangan keamanan.
Ketika minum obat batuk, memungkinkan si anak mengalami efek buruk yang tidak terlihat, misalnya jantung berdebar atau mimpi buruk. Sama seperti demam, batuk sebetulnya memiliki manfaat pertahanan tubuh yakni mengeluarkan benda asing dari saluran pernapasan.
benda asing tersebut bisa berupa kuman, debu, dahak, atau alergen. Ketika refleks batu ditekan, justru bisa menghilangkan fungsinya. Nah, untuk itu perlu cara mengatasi yang sesuai.
Simak Video "Video K-Talk: Konser 'XX: COSMOS' BIGBANG di Korea Seseru Apa Sih?"
(mep/mep)