Hotspot Harian Sumsel Tembus 3.039 Titik, Catat Angka Tertinggi Lagi

Sumatera Selatan

Hotspot Harian Sumsel Tembus 3.039 Titik, Catat Angka Tertinggi Lagi

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Kamis, 17 Sep 2026 17:20 WIB
Peta sebaran titik panas di Sumsel
Foto: Peta sebaran titik panas di Sumsel (Dok. BPBD Sumsel)
Palembang -

Titik panas atau hotspot di Sumatera Selatan kembali mencatat angka tertinggi. Terdeteksi hotspot di Sumsel sebanyak 3.039 titik, berdasarkan data Sipongi Kamis (17/9/2026) pukul 05.00 WIB.

Dari total tersebut, hotspot didominasi titik yang terdeteksi di lahan gambut yang mencapai 1.793 titik. Sedangkan 1.246 titik lainnya terdeteksi di lahan mineral.

"Hotspot Sumsel kembali mencatat angka tertinggi, ada sebanyak 3.039 titik yang terpantau dari data Sipongi. Terpantau paling banyak di gambut," ujar Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Kamis (17/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut, wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak di Sumsel. Tercatat ada 1.034 titik panas di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 722 titik terpantau di lahan gambut dan 312 titik berada di lahan mineral.

Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyusul dengan 684 titik. Sebanyak 449 titik di antaranya terdeteksi di lahan gambut, sementara 235 titik lainnya berada di lahan mineral.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya Banyuasin 379 titik, terdiri dari 322 titik di lahan gambut dan 57 titik di lahan mineral. Kemudian Muara Enim tercatat memiliki 299 titik panas. Rinciannya, 212 titik berada di lahan gambut dan 87 titik di lahan mineral.

Wilayah lainnya yang terdeteksi hotspot yakni Musi Rawas Utara (Muratara) sebanyak 149 titik, terdiri dari 62 titik di lahan gambut dan 87 titik di lahan mineral.

Selanjutnya Ogan Komering Ulu (OKU) Timur tercatat 143 titik. Sementara Musi Rawas (Mura) mencapai 108 titik, dengan rincian 3 titik di lahan gambut dan 105 titik di lahan mineral.

"Total ada 16 daerah di Sumsel yang terdeteksi hotspot. Hanya Prabumulih yang nihil," katanya.

"Dominasi hotspot terpantau paling banyak di lahan gambut," sambungnya.

Dengan tambahan itu, jumlah hotspot pada 1-17 September tercatat sebanyak 19.709 titik. Jumlah itu menjadi yang terbanyak secara total bulanan sejak 2015 (berdasarkan data BPBD Sumsel terakhir).

"Peningkatan hotspot ini terjadi akibat El Nino yang menguat pada September ini. Hotspot ini bukan titik api, namun tetap dilakukan ground check untuk mengetahui kebenarannya," jelasnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads