Niat mencari pekerjaan di Kalimantan berubah menjadi petaka bagi keluarga warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur), Sumatera Selatan. Rombongan yang berangkat dari kampung halaman menjadi bagian dari penumpang KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di Laut Jawa.
Dari rombongan tersebut, satu orang hingga kini masih belum ditemukan. Dia merupakan anak Heru Pranoto, warga Desa Saungdadi, Kecamatan Buay Pemuka Peliung (BP Peliung), OKU Timur.
Adik Heru, Dedi Irawan, mengatakan Heru bersama sejumlah warga OKU Timur berangkat menuju Kalimantan untuk mencari pekerjaan. Mereka meninggalkan OKU Timur pada Selasa (8/9/2026) setelah mendapat informasi mengenai adanya lowongan pekerjaan di Kalimantan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari rombongan ini hanya satu orang yang belum ditemukan, yakni anak Mas Heru," kata Dedi.
Dedi menyebut sedikitnya enam warga OKU Timur direncanakan berangkat dalam rombongan tersebut. Tiga di antaranya berasal dari Desa Saungdadi, yakni Heru, anaknya yang berusia 19 tahun, dan keponakan Heru, Prastika.
Sementara tiga warga lainnya berasal dari desa berbeda di OKU Timur. Selain rombongan yang berangkat dari OKU Timur, terdapat warga OKU Timur lainnya yang sebelumnya menuju Jakarta untuk kemudian bergabung dalam perjalanan ke Kalimantan.
Perjalanan untuk mencari penghidupan baru itu berubah menjadi musibah setelah KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kapal tersebut dilaporkan terbalik di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) dini hari saat kondisi cuaca buruk. Tim gabungan kemudian melakukan pencarian dan evakuasi terhadap para penumpang.
Sekretaris Desa Saungdadi, Ujang Sanusi, membenarkan adanya warga desanya yang menjadi penumpang kapal tersebut. Pihak desa langsung melakukan pengecekan setelah menerima informasi kecelakaan.
"Sudah kami telusuri ke Ketua RT. Ya benar, itu warga Saungdadi RT 1/RW 1," ujar Ujang.
Kapolsek BP Peliung Ipda Bastian juga membenarkan adanya warga Saungdadi yang menjadi penumpang KM Virgo Transport 8. Polisi melakukan konfirmasi melalui perangkat desa dan keluarga.
"Iya benar, itu warga Saungdadi. Sudah dikonfirmasi melalui RT setempat," kata Bastian.
Bastian mengatakan dua warga OKU Timur yang telah dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, keluarga masih menanti kabar mengenai satu anggota rombongan yang belum ditemukan.
Menurut Bastian, rombongan tersebut memang berangkat ke Kalimantan dengan tujuan mencari pekerjaan.
"Rombongan mereka itu mau bekerja, ada lowongan pekerjaan di Kalimantan," ujarnya.
