Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, berinisial RE (16) tewas terlindas truk. Diduga saat itu korban hendak mendahului kendaraan truk dari jalur sebelah kiri.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Desa Pengayut, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kasat Lantas Polres Ogan Ilir IPTU Dede Supria Yovi mengatakan kejadian bermula saat korban RE mengendari sepeda motor Honda BeAT BG-6896-JBL berboncengan dengan korban RA. Keduanya melaju dari arah Simpang Nilakandi Menuju ke arah Jakabaring.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat di TKP, lanjutnya, sepeda motor yang dikemudikan korban hendak mendahului truk dari sebelah kiri yang identitas sopirnya belum diketahui. Namun, stang sebelah kanan motor menyenggol hingga mengakibatkan pengemudi motor jatuh ke sebelah kanan, sementara penumpangnya jatuh ke sebelah kiri.
"Sehingga menyebabkan pengemudi motor meninggal dunia, sementara penumpangnya mengalami luka-luka. Barang Bukti diamankan di Kantor Sat Lantas Polres Ogan Ilir," katanya dari keterangan resmi yang diterima detikSumbagsel, Selasa (15/9/2026).
Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi, diduga truk tersebut melarikan diri setelah kejadian.
"Dalam penyelidikan dan pemeriksaan saksi- saksi. Saat ini menjadi perhatian dan atensi serius bagi satlantas dalam penanganan lakalantas di wilayah hukum Polres Ogan Ilir," ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat khususnya para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat berkendara. Serta menggunakan perlengkapan perlindungan bekerja seperti helm dan menjaga jarak aman.
"Satlantas terus mengimbau kepada masyarakat untuk jaga jarak aman, jaga keselamatan berkendara dan pastikan menggunakan helm saat berkendara sepeda motor," imbaunya.
