91 Hotspot Terdeteksi di Lampung, Way Kanan Terbanyak Capai 33 Titik

Lampung

91 Hotspot Terdeteksi di Lampung, Way Kanan Terbanyak Capai 33 Titik

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Senin, 14 Sep 2026 13:00 WIB
Ilustrasi titik panas atau hotspot
Ilustrasi titik panas atau hotspot (Foto: ChatGPT)
Lampung -

Sebanyak 91 titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Provinsi Lampung dalam 24 jam terakhir. Kabupaten Way Kanan menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak.

Data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung mencatat 91 hotspot tersebut terpantau pada Minggu (13/9/2026) pukul 00.00-23.59 WIB. Data diperoleh dari pemantauan satelit TERRA, SNPP, dan NOAA20.

"Pemantauan satelit selama 24 jam terakhir mencatat ada 91 titik panas di Provinsi Lampung. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Way Kanan mendominasi dengan total 33 titik panas," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, Anriko Ramadhan Saputra, Senin (14/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari 91 hotspot tersebut, sebanyak 82 titik memiliki tingkat kepercayaan sedang atau medium. Kemudian 6 titik berada pada tingkat kepercayaan rendah atau low dan 3 titik lainnya memiliki tingkat kepercayaan tinggi atau high.

Tiga hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi seluruhnya berada di Way Kanan. Titik tersebut terdeteksi di Kecamatan Pakuan Ratu dan Umpu Semenguk.

ADVERTISEMENT

"Untuk 3 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi seluruhnya terpantau berada di Kabupaten Way Kanan, tepatnya di Kecamatan Pakuan Ratu dan Umpu Semenguk," jelas Anriko.

Meski terdapat puluhan hotspot di sejumlah wilayah, BMKG menyebut kondisi tersebut belum mengganggu aktivitas penerbangan di Lampung. Hasil analisis radius menunjukkan tidak ditemukan hotspot di sekitar tiga bandara yang dipantau.

"Untuk operasional penerbangan masih dipastikan aman. Berdasarkan analisis radius 5 km hingga 10 km dari Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Gatot Soebroto Way Kanan, maupun Bandara Taufiq Kiemas Pesisir Barat, seluruhnya berada pada status nihil titik panas," ujar Anriko.

BMKG tetap mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Anriko mengatakan keberadaan hotspot merupakan indikasi awal adanya suhu permukaan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah sekitarnya. Data tersebut masih membutuhkan pengecekan langsung di lapangan.

"Titik panas ini merupakan indikasi awal adanya suhu permukaan bumi yang relatif lebih tinggi dibanding sekitarnya. Data ini tetap memerlukan verifikasi dan pengecekan lapangan (ground check) oleh instansi berwenang," ujarnya.

Berikut sebaran hotspot di Lampung:

  • Way Kanan: 33 titik, terdiri dari 3 high dan 30 medium.
  • Mesuji: 16 titik, terdiri dari 2 low dan 14 medium.
  • Tulang Bawang: 13 titik, terdiri dari 2 low dan 11 medium.
  • Lampung Tengah: 10 titik, seluruhnya medium.
  • Lampung Selatan: 8 titik, terdiri dari 2 low dan 6 medium.
  • Lampung Timur: 4 titik, seluruhnya medium.
  • Tulang Bawang Barat: 4 titik, seluruhnya medium.
  • Lampung Utara: 2 titik, seluruhnya medium.
  • Tanggamus: 1 titik, medium.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads