Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperluas hingga Pulau Sangiang

Lampung

Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperluas hingga Pulau Sangiang

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Minggu, 13 Sep 2026 12:30 WIB
Tim SAR melakukan pencarian terhadap jurnalis yang hilang di Selat Sunda
Tim SAR melakukan pencarian terhadap jurnalis yang hilang di Selat Sunda (Foto : Istimewa/Basarnas lampung)
Lampung Selatan -

Tim SAR gabungan kembali menyisir perairan Selat Sunda untuk mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK). Memasuki hari keenam, pencarian diperluas dari perairan Bakauheni hingga Pulau Sangiang.

Komandan Pos SAR Bakauheni Kantor SAR Lampung Rezie Kuswara Nunyai mengatakan penyisiran hari ini difokuskan di jalur laut. Sejumlah titik yang dinilai menjadi lokasi prioritas kembali diperiksa tim SAR.

"Operasi SAR hari ke-6 untuk kapal lost contact jurnalis yang hilang di perairan Gunung Anak Krakatau. Untuk hari ini pencarian area dari Bakauheni, Tanjung Tua, memasuki perairan Sebesi sampai dengan Sangiang, dan juga sampai dengan perairan Gunung Anak Krakatau," kata Rezie, Minggu (13/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pencarian sebelumnya telah dilakukan di daratan Pulau Sebesi dan kawasan Krakatau. Karena itu, tim SAR hari ini memprioritaskan penyisiran di perairan.

"Area darat Sebesi dan Krakatau sudah dilakukan kemarin. Hari ini kami fokus di perairan dulu sampai siang secara tentatif. Kalau masih diperlukan turun kembali, kami akan turun ke pulau-pulau terdekat dari area pencarian," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Kondisi cuaca dan perairan masih menjadi tantangan bagi tim SAR. Meski ketebalan abu vulkanik di udara mulai berkurang, gelombang dan arus laut masih cukup kuat.

Rezie menyebut gelombang di wilayah pencarian pada hari sebelumnya berkisar 1-1,5 meter. Kondisi tersebut turut memengaruhi proses penyisiran menggunakan kapal.

"Ketebalan debu di udara sangat berkurang. Tapi untuk area tertentu, di beberapa pulau kami dekati dan kami cek sebagai prioritas. Apabila ditemukan tanda-tanda, akan kami laporkan kembali," jelasnya.

Hingga Minggu pagi, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut.

"Untuk hari ini pencarian masih nihil," katanya.

Salah satu unsur SAR, RIB 02 Lampung, bergerak dari Pelabuhan Muara Pilu, Bakauheni, sekitar pukul 09.00 WIB.

RIB 02 menyisir jalur mulai dari Tanjung Tua, perairan Pulau Sebesi, kawasan GAK, hingga Pulau Sangiang. Setelah itu, kapal akan kembali menuju Bakauheni.

Penyisiran jalur tersebut diperkirakan berlangsung sekitar empat jam. RIB 02 membawa delapan personel yang terdiri atas empat personel Pos SAR Bakauheni, dua personel TNI AL, serta dua personel Polairud.

Selain RIB 02, pencarian juga dilakukan di sektor Z menggunakan KN SAR Basudewa dan KN SAR Antasena.

Total area yang disisir tim gabungan di sektor tersebut mencapai sekitar 809 nautical mile persegi di perairan Selat Sunda.

Tim SAR masih menyisir titik-titik koordinat yang telah ditentukan sambil memantau kemungkinan adanya tanda keberadaan korban.

"Kami Tim SAR gabungan berharap keberadaan para jurnalis dan kru kapal yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau dapat segera ditemukan," ujarnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads