Pemkab OKU Kerahkan 5 Mobil Tangki Air Gratis Imbas Kemarau Panjang

Sumatera Selatan

Pemkab OKU Kerahkan 5 Mobil Tangki Air Gratis Imbas Kemarau Panjang

Irawan - detikSumbagsel
Jumat, 11 Sep 2026 13:00 WIB
Bupati OKU Teddy Meilwansyah
Bupati OKU Teddy Meilwansyah melepas mobil tangki air untuk disalurkan ke warga. (Foto: Istimewa)
OKU -

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengerahkan lima mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan. Kemarau panjang yang terjadi mulai berdampak pada ketersediaan air bersih warga.

"Hari ini kita menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan musim kemarau," ujar Bupati OKU Teddy Meilwansyah, Jumat (11/9/2026).

Teddy mengungkapkan lima armada tangki air tersebut berasal dari sejumlah instansi, yakni Perumda Tirta Raja, BPBD OKU, dan Dinas Pemadam Kebakaran OKU. Selain itu, Pemkab OKU juga mendapat tambahan satu mobil tangki dari Kementerian PUPR melalui Balai Cipta Karya Sumsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teddy mengatakan, sejumlah wilayah di OKU mulai melaporkan kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi itu terjadi setelah kemarau berlangsung hampir lima bulan.

"Sejumlah kecamatan sudah melaporkan masyarakat mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Kemarau yang sudah berlangsung hampir lima bulan membuat sumur-sumur warga mulai mengering. Debit Sungai Ogan juga terus menyusut," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Teddy, distribusi air bersih sebenarnya telah dilakukan Pemkab OKU sejak beberapa bulan terakhir. Bersama Perumda Tirta Raja, pemda telah rutin memasok air bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

"Kita sudah sering menyalurkan bantuan air bersih. Kurang lebih sudah berjalan sekitar tiga bulan terakhir," katanya.

Dengan adanya tambahan armada dari Kementerian PUPR, Pemkab OKU berharap distribusi air dapat menjangkau lebih banyak wilayah.

"Kita bersyukur sebelumnya hanya beberapa tangki yang kita operasikan. Sekarang mendapat dukungan dari Kementerian PUPR melalui Balai Cipta Karya Sumsel, sehingga ada lima unit mobil tangki. Kita harapkan jangkauan penyaluran air bersih lebih luas lagi," jelasnya.

Teddy memastikan air yang disalurkan kepada warga merupakan bantuan pemerintah dan tidak dipungut biaya. Dia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan kondisi tersebut untuk melakukan pungutan liar.

"Bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan dan gratis. Ingat, ini gratis. Jangan sampai ada pungli," tegas Teddy.

Pemkab OKU selanjutnya akan menyalurkan air bersih secara bertahap. Wilayah yang mengalami kesulitan air akibat kemarau akan menjadi prioritas distribusi.



(rep/rep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads