Lagi, Gunung Anak Krakatau Erupsi Selama 31 Detik

Lampung

Lagi, Gunung Anak Krakatau Erupsi Selama 31 Detik

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Selasa, 08 Sep 2026 19:07 WIB
Kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini
Foto: Ilustrasi Gunung Anak Krakatau (Dok. Istimewa)
Lampung Selatan -

Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Selasa (8/9/2026) sore. Erupsi tercatat dalam periode pengamatan pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, satu kali erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 54 milimeter. Erupsi berlangsung selama 31 detik.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Lampung Selatan, Suwarno mengatakan aktivitas erupsi tersebut masih menjadi bagian dari aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang hingga kini berstatus Level III atau Siaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Erupsi kembali terjadi pada sore ini. Aktivitas Gunung Anak Krakatau masih cukup tinggi sehingga masyarakat tetap diminta mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan," katanya, Selasa (8/9/2026).

Selain erupsi, pada periode yang sama tercatat satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 15 mm dan durasi 27 detik.

ADVERTISEMENT

"Tercatat juga terjadi 29 kali gempa low frequency dengan amplitudo 8-35 mm dan durasi 4-13 detik. Kemudian ada pula 53 kali gempa hybrid/fase banyak, satu kali gempa vulkanik dangkal, dan satu kali gempa vulkanik dalam," tutur Suwarno.

Tremor menerus atau microtremor juga masih terekam dengan amplitudo 1-8 mm dan dominan pada 2 mm.

Secara visual, Gunung Anak Krakatau tertutup kabut dengan tingkat 0-III. Asap kawah tidak teramati, sementara CCTV visual di lapangan dalam kondisi tidak aktif.

Angin di sekitar gunung bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan barat laut. Suhu udara tercatat 28,3-29,7 derajat Celsius dengan kelembapan 63-71 persen.

Saat ini Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III (Siaga). Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki diimbau tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads