Walkot Palembang Pantau Posko Karhutla, Petugas Diminta Respons Cepat

Sumatera Selatan

Walkot Palembang Pantau Posko Karhutla, Petugas Diminta Respons Cepat

Irawan - detikSumbagsel
Senin, 07 Sep 2026 23:20 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru dan Walkot Palembang Ratu Dewa meninjau posko karhutla
Foto: Gubernur Sumsel Herman Deru dan Walkot Palembang Ratu Dewa meninjau posko karhutla (Dok. Diskominfo Palembang)
Palembang -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian Pemerintah Kota Palembang. Sejak awal tahun hingga September 2026, tercatat sebanyak 297 titik karhutla terjadi di wilayah tersebut dengan total luas lahan terdampak mencapai 253 hektare.

Hal itu disampaikan Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru melakukan pemantauan ke sejumlah posko karhutla di Palembang, Senin (7/9/2026).

Ratu Dewa mengatakan lahan yang terbakar di wilayah Palembang merupakan lahan mineral, bukan lahan gambut. Dia menyebut laporan terbaru menunjukkan adanya sejumlah titik api yang harus segera ditangani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lahannya merupakan lahan mineral, bukan gambut. Kemarin ada laporan 10 titik, dan tadi malam langsung diterjunkan 30 armada Damkar Kota Palembang," katanya kepada wartawan, Senin (7/9/2026).

Dewa mengungkapkan Pemkot Palembang juga mengambil langkah untuk mempercepat respons petugas terhadap laporan kebakaran. Petugas posko ditempatkan di lokasi yang dekat dengan wilayah yang dinilai rawan karhutla.

ADVERTISEMENT

Menurut Ratu Dewa, pola tersebut diharapkan dapat memangkas waktu tempuh petugas menuju lokasi kebakaran. Dengan begitu, api bisa segera ditangani sebelum meluas.

"Kita tempatkan petugas di titik-titik terdekat dengan lokasi yang berisiko. Jadi tidak perlu waktu lama untuk menuju lokasi. Sekitar lima menit sudah bisa bergerak melakukan pemadaman. Ini berlaku di seluruh kecamatan," ungkapnya.

Dari data Pemkot Palembang, Kecamatan Sematang Borang menjadi wilayah dengan jumlah titik karhutla paling tinggi. Berikutnya ada Kecamatan Alang-Alang Lebar dan Kecamatan Ilir Barat I.

Ratu Dewa turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam penanganan karhutla di Kota Palembang. Koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak kebakaran.

"Sesuai arahan Pak Gubernur, kita terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi. Laporannya juga rutin kita sampaikan," pungkasnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads