Tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhulah) di Kebun Raya Sriwijaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Pemadaman sudah memasuki hari ke-4 dan api belum padam.
Kepala Pelaksana BPBD Ogan Ilir Edi Rahmat mengatakan upaya pemadaman Kebun Raya Sriwijaya masih terus dilakukan bersama Manggala Agni, TNI/Polri serta pihak terkait lainnya hingga Senin (7/9/2026).
"Iya masih dilakukan pemadaman (di Kebun Raya Sriwijaya)," katanya saat dikonfirmasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan lahan yang terbakar merupakan lahan gambut dan memerlukan penanganan ekstra. Pemadaman harus dilakukan sampai ke dalam, agar api benar-benar padam.
"Kendala saat ini karena inikarhutla terjadi di lahan semi gambut, kita padamkan hari ini besok nyala lagi. Tapi, tetap harus dipadamkan. Kalau tidak, bisa tidak terkendali.Untuk akses jalan tidak ada, jadi menggunakan pompa portabel atau jinjing," ujarnya.
Untuk sumber air, dia memastikan masih tersedia dan mencukupi. Lokasi sumber air juga tak jauh dari lokasi lahan yang terbakar.
Sebelumnya diberitakan, karhutla terjadi di kawasan Kebun Raya Sriwijaya di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (4/9/2026) siang. Tim Manggala Agni mengerahkan 4 regu yang melakukan pemadaman dari darat. Luas lahan yang terbakar dipekirakan mencapai 30 hektare.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan Ferdian Krisnanto mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemadaman di lokasi. Dimana pemadaman memasuki hari ke 3.
"Masih dilakukan pemadaman. Terkait air masih aman dan cukup (disekitar lokasi)," katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Minggu (6/9/2026).
