1.000 Personel Polda Sumsel Bantu Pemadaman Karhutla di Muara Enim

Sumatera Selatan

1.000 Personel Polda Sumsel Bantu Pemadaman Karhutla di Muara Enim

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Minggu, 06 Sep 2026 20:41 WIB
Personel Polda Sumsel diturunkan bantu padamkan karhutla
Foto: Personel Polda Sumsel diturunkan bantu padamkan karhutla (Dok. Polda Sumsel)
Palembang -

Polda Sumsel kembali menambah jumlah personel guna membantu proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumsel. Sebanyak ada 1.000 personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman di Kabupaten Muara Enim.

Pengerahan 1.000 personel gabungan dalam Operasi Aman Nusa II 2026 disiapkan untuk menangani karhutla di kawasan lahan gambut Teluk Limo, Desa Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, dengan luasan area terdampak kurang lebih 80 hektare.

Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes James Parlindungan Hutagaol mengatakan bahwa pengerahan 1.000 personel gabungan merupakan bentuk respons cepat dalam memperkuat penanganan karhutla di wilayah Muara Enim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengerahkan 1.000 personel gabungan tambahan ini sebagai respons cepat atas instruksi Kapolri melalui Kapolda Sumsel untuk menangani karhutla di lahan gambut seluas kurang lebih 80 hektare di Teluk Limo, Desa Gelumbang," katanya.

Para personel dibekali penerapan formula pemadaman X-Fire (Cross-Fire), dengan komposisi 800 liter air dan 200 liter formula untuk setiap 1.000 liter campuran. Penggunaan formula tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan penggunaan air dalam penanganan kebakaran di medan yang sulit dijangkau.

ADVERTISEMENT

Selain itu, personel juga mendapatkan pembekalan teknik penyiraman spiral, yakni pola pemadaman dengan pergerakan dari sisi luar menuju titik api utama. Teknik tersebut digunakan untuk membantu memutus rambatan api sekaligus mempercepat proses pendinginan pada lahan gambut.

"Selain kekuatan personel, kami juga membekali anggota dengan inovasi formula pemadaman X-Fire serta teknik penyiraman spiral dari luar ke titik api utama. Kombinasi taktik ini terbukti sangat efektif untuk menekan penggunaan air dan mematikan bara api di bawah permukaan gambut secara cepat guna mencegah luasnya area terdampak," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya menyampaikan bahwa penguatan operasi tersebut merupakan bentuk kehadiran nyata Polri dalam melindungi keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

"Penambahan 1.000 personel gabungan ini merupakan wujud keseriusan dan komitmen penuh Polri dalam melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan," jelasnya.

Nandang juga mengingatkan masyarakat, korporasi dan seluruh pihak terkait untuk menaati ketentuan perlindungan lingkungan, serta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk mematuhi aturan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar, demi keselamatan bersama dan mencegah bencana asap yang lebih luas," ujarnya.

Polda Sumatera Selatan memastikan kesiapsiagaan personel dan jajaran terus diperkuat dalam memantau serta menangani titik-titik karhutla secara berkala.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads