Bengkulu Diselimuti Kabut Asap, Diduga Kiriman Provinsi Tetangga

Bengkulu

Bengkulu Diselimuti Kabut Asap, Diduga Kiriman Provinsi Tetangga

Hery Supandi - detikSumbagsel
Sabtu, 05 Sep 2026 20:40 WIB
Kabut asap di Kota Bengkulu yang diduga berasal dari provinsi tetangga.
Foto: Kabut asap di Kota Bengkulu yang diduga berasal dari provinsi tetangga. (Hery Supandi)
Bengkulu -

Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Kota Bengkulu pada pagi hari. Kondisi ini membuat kualitas udara sempat berada pada kategori sangat tidak sehat, yang diduga akibat asap kebakaran hutan dan lahan dari sejumlah provinsi tetangga.

Kondisi tersebut terjadi terutama pada pagi hari sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Sejumlah kawasan di Kota Bengkulu tampak diselimuti kabut asap tipis.

BMKG Stasiun Klimatologi Bengkulu menyebut kondisi udara yang memburuk tersebut bukan disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan berskala besar di wilayah Bengkulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asap diduga merupakan kiriman dari wilayah provinsi tetangga yang tengah mengalami kebakaran hutan dan lahan. Asap kemudian terbawa oleh pergerakan angin hingga masuk ke wilayah Bengkulu.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Bengkulu, Luhur Tri Uji Prayitno mengatakan, pola angin menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kabut asap masuk ke wilayah Bengkulu.

ADVERTISEMENT

"Angin yang bergerak dari wilayah timur dan tenggara menuju utara membawa partikel asap hingga berdampak terhadap kualitas udara di Bengkulu," kata Luhur, Sabtu (5/9/2026).

Luhur menjelaskan, kondisi tersebut juga diperkuat dengan belum adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan cukup besar di wilayah Bengkulu yang berpotensi menghasilkan kabut asap dalam jumlah signifikan.

"Meski kualitas udara memburuk pada pagi hari, kondisi tersebut diperkirakan tidak berlangsung sepanjang hari," jelas Luhur.

Luhur mengungkapkan, Kualitas udara di Kota Bengkulu kembali membaik pada siang hingga sore hari seiring perubahan pola dan arah pergerakan angin.

Masyarakat diimbau tetap mewaspadai kondisi kualitas udara, terutama pada pagi hari ketika kabut asap masih berpotensi terjadi.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads