Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Karyawan salah satu perusahaan di OKU Timur, Sumatera Selatan, berinisial AR (40) ditemukan tewas gantung diri di mes. Polisi menyebut tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolsek Cempaka AKP Romi F.AR mengatakan korban ditemukan pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Korban ditemukan di bagian dapur belakang mes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali tambang warna biru. Setelah mendapat laporan, anggota langsung menuju lokasi bersama tim medis dan Inafis Polres OKU Timur," kata Romi saat dikonfirmasi, Jumat (28/8/2026).
Romi menjelaskan, korban awalnya dicari karena handphonenya tidak dapat dihubungi. Istri korban kemudian meminta bantuan saksi Robinson untuk mengecek keberadaan suaminya.
Robinson bersama Sutikno kemudian mendatangi mes korban. Saat tiba, kondisi mes dalam keadaan tertutup dan tidak ada aktivitas.
"Kemudian saksi menuju pintu belakang dan membukanya dengan cara didobrak. Setelah terbuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi tergantung," ujarnya.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada mandor dan warga sekitar sebelum diteruskan ke Polsek Cempaka.
Polisi bersama tenaga medis dan Inafis kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan luka yang mengarah pada kekerasan menggunakan benda tumpul maupun benda tajam.
"Menurut hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, korban diduga murni gantung diri. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," jelasnya.
Terkait penyebab korban mengakhiri hidupnya, polisi masih belum mengetahui secara pasti. Namun, berdasarkan keterangan istri korban, tidak ada persoalan yang sedang diketahui terjadi sebelum kejadian.
"Untuk motifnya, menurut keterangan istri korban, tidak ada masalah," katanya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi setelah proses pemeriksaan selesai. Kasus tersebut kini ditangani Polsek Cempaka.
