Pikap angkut 16 Orang Terguling di OKU Timur, 2 Penumpang Tewas

Sumatera Selatan

Pikap angkut 16 Orang Terguling di OKU Timur, 2 Penumpang Tewas

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 25 Agu 2026 16:42 WIB
Polisi olah TKP kecelakaan di OKU Timur
Foto: Polisi olah TKP kecelakaan di OKU Timur (Dok. Polres OKU Timur)
OKU Timur -

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Belitang BK 8, Desa Suka Rame, Kecamatan Belitang, OKU Timur, Sumatera Selatan. Mobil pikap Mitsubishi Colt Diesel L300 yang mengangkut 16 orang terguling setelah pengemudi diduga menghindari lubang saat hendak mendahului motor.

Kecelakaan terjadi pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Dua penumpang tewas dalam peristiwa tersebut.

Kasat Lantas Polres OKU Timur AKP Herman mengatakan mobil bernopol BG-9882-Y itu dikemudikan Roihan Pradana (21), warga Desa Tugu Harum, Kecamatan Belitang Mulya. Saat kejadian, mobil melaju dari arah Gumawang menuju Martapura dengan membawa 15 penumpang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesampainya di lokasi, kendaraan mengambil lajur sebelah kanan karena pengemudi hendak mendahului sepeda motor yang berada di depannya," kata Herman, Selasa (25/8/2026).

Namun, saat berpindah lajur, pengemudi diduga tidak menyadari adanya lubang di sisi kanan jalan. Pengemudi kemudian terkejut dan membanting kemudi hingga kendaraan kehilangan kendali.

ADVERTISEMENT

"Setelah kendaraan oleng, pengemudi kembali membanting kemudi ke kanan hingga masuk ke lajur kanan dan akhirnya terguling di luar badan jalan," ujarnya.

Akibat kecelakaan tersebut, satu penumpang meninggal dunia di lokasi. Sementara satu korban lainnya sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, namun akhirnya meninggal dunia.

Selain dua korban meninggal, satu penumpang mengalami luka berat dan tujuh lainnya mengalami luka ringan. Sementara lima penumpang lainnya dilaporkan tidak mengalami luka.

Petugas Satlantas Polres OKU Timur langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Polisi juga mengamankan kendaraan serta melakukan pendataan terhadap korban dan saksi.

Herman mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Polisi juga mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri saat melakukan manuver di jalan.

"Kami masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kecelakaan ini. Kami mengimbau seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi jalan dan tidak memaksakan diri saat mendahului," jelasnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads