Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Lahat berlangsung meriah. Pemandangan berbeda terlihat di Jembatan Benteng Lahat, karena bendera Merah Putih berukuran raksasa membentang di tas Sungai Lematang.
Aksi pengibaran bendera raksasa tersebut digagas oleh himpunan pecinta alam Garis Milang sebagai salah satu cara memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang sudah menginjak usia 81 tahun.
Ketua Garis Milang, Astin mengatakan agenda mengibarkan bendera Merah Putih berukuran besar itu sudah dilakukan sejak tahun 2023.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengadakan pengibaran di Hari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus. Untuk pengibaran bendera ini kami lakukan sejak tiga tahun lalu," ujarnya kepada detikSumbagsel saat ditemui di lokasi.
Ia mengatakan pemilihan tempat di Jembatan Benteng dilakukan setelah beberapa kali mengibarkan di alam bebas, seperti Bukit Besak, Bukit Putri, dan Bukit Serelo.
"Sudah tidak ada opsi lagi karena di alam sudah kita lakukan tahun sebelumnya, jadi pilihannya di kota," katanya.
Bendera Merah Putih yang dikibarkan tersebut berukuran ratusan kali lipat dari ketentuan yang berlaku. Berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2009 ukuran bendera Merah Putih untuk di lapangan umur 120 cm Γ 300 cm.
Sementara bendera raksasa yang dikibarkan tim Garis Milang 50 m x 20 m. Proses pemasangan bendera selama dua hari pada Sabtu, 15 Agustus 2026 hingga Minggu, 16 Agustus 2026.
"Masang instalasi lintasan dari tanggal 15 Agustus, 16 naik bendera. Untuk yang pasang itu ada 6 orang teknis sebagai operator tali, di bawah ada 10 orang untuk back-up," jelasnya.
Pengibaran Sang Saka Merah Putih berukuran raksasa berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB. Penurunan bendera dilakukan pada sore hari pukul 15.00 WIB. Selain itu, Garis Milang juga mengadakan lomba bersama masyarakat umum.
"Untuk proses pemasangannya seharian, melepas bendera sampai jam 6 sore. Ini menjadi eksistensi kami dan motivasi untuk generasi muda," ujarnya.
Sementara itu warga bernama Nisrina Sari sebagai pengujung merasa bangga dengan kegiatan dari anak muda Lahat yang mempunyai jiwa nasionalisme tinggi. Hal itu menjadi pengingat untuk masyarakat tentang Bendera Merah Putih.
"Saya sebagai masyarakat Lahat senang dan antusias dengan adanya pengibaran bendera Merah Putih ukuran besar di Jembatan Lematang ini. Karena sebagai warga, ini pertama kalinya bendera besar dibentangkan di atas Sungai Lematang," ujarnya.
Hal yang sama juga dirasakan bagi Shovi sebagai pemuda Lahat. Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut bisa kerja sama dengan pemerintah atau instansi lain agar lebih meriah dan menjadikan agenda tahunan yang dinanti-nanti.
"Bakal banyak anak muda yang ikut berpartisipasi dalam pengibaran Sang Merah Putih. Ia juga berharap bisa berkolaborasi dengan pemerintah setempat untuk diadakan berbagai acara atau event di Sungai Lematang," katanya.
