Warga Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar kirab Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Bendera dibawa secara estafet mengelilingi delapan dusun di desa tersebut.
Kirab dipimpin Kepala Desa Pasuruan, Sumali bersama perangkat desa dan masyarakat. Bendera berukuran 81 meter itu dibawa bergantian dari satu dusun ke dusun lainnya.
Rute kirab dimulai dari Dusun Banyumas, kemudian melintasi Sumbersari, Jatisari, Jatirejo, Jatibening, Pasuruan Atas, Sendangsari, hingga berakhir di Dusun Pasuruan Bawah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga dari berbagai kalangan ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Pergantian pembawa bendera di setiap wilayah menjadi simbol keterlibatan seluruh dusun dalam perayaan kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
Sumali mengatakan kirab tersebut tidak hanya digelar sebagai rangkaian perayaan HUT RI. Menurutnya, kegiatan itu menjadi sarana mempererat persatuan dan gotong royong masyarakat Desa Pasuruan.
"Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter ini menjadi simbol semangat kita bersama. Dari dusun ke dusun, kita membawa semangat kemerdekaan, gotong royong dan persatuan untuk membangun Desa Pasuruan," kata Sumali.
Dia berharap semangat kebersamaan dalam kirab dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung pembangunan desa. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.
Kirab bendera sepanjang 81 meter itu sekaligus menjadi momentum bagi warga untuk memperingati perjuangan para pahlawan. Antusiasme warga dari delapan dusun membuat kegiatan berlangsung meriah.
Pemerintah Desa Pasuruan berharap semangat persatuan dan gotong royong yang ditunjukkan melalui kirab dapat terus terjaga untuk mendorong desa menjadi lebih maju, mandiri, aman, dan sejahtera.
