Motor Kopdes Merah Putih di Musi Rawas Angkut Sawit, Ini Alasan Warga

Sumatera Selatan

Motor Kopdes Merah Putih di Musi Rawas Angkut Sawit, Ini Alasan Warga

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Sabtu, 15 Agu 2026 14:00 WIB
Foto viral kendaraan KDMP digunakan untuk angkut sawit
Foto: Foto viral kendaraan KDMP digunakan untuk angkut sawit (Dok. Istimewa/Tangkap Layar)
Lubuklinggau -

Motor roda tiga milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang viral di media sosial karena digunakan mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Musi Rawas, Sumatera Selatan, ternyata dipinjam oleh warga yang sedang membutuhkan biaya pengobatan anaknya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dandim 0406/Lubuklinggau Letkol Inf Danny Steven Surbakti. Ia mengatakan motor roda tiga tersebut milik KDMP di Desa Ngadirejo.

"Peristiwa itu terjadi pada Senin (10/8/2026) atau sekitar empat hari lalu. Alasannya ada warga yang kepepet butuh uang karena keluarganya sakit. Butuh jual cepat buat sawit miliknya sehingga meminjam motor roda tiga KDMP," katanya, Jumat (14/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Danny mengatakan pihaknya telah mendatangi warga yang menggunakan kendaraan tersebut. Kemudian kunci motor roda tiga itu juga telah diamankan oleh pihak Danramil.

"Sudah didatangi dan kuncinya untuk sementara diamankan oleh Danramil Tugumulyo," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kepala Desa Ngadirejo Edi Suhendro membenarkan motor KDMP tersebut digunakan warga untuk mengangkut sawit. Menurutnya, hasil penjualan sawit itu dipakai untuk biaya pengobatan anak warga tersebut yang sedang sakit.

"Terkait berita viral kendaraan KDMP yang membawa sawit kemarin itu benar, motor tersebut digunakan untuk mengangkut sawit oleh salah satu warga. Hasil jual sawit itu digunakan untuk biaya berobat anaknya karena waktu itu anaknya sedang sakit," kata Edi.

Edi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, termasuk Kepala Desa Mataram yang ikut terdampak akibat viralnya penggunaan kendaraan tersebut.

"Untuk itu atas nama pribadi saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat, terutama kepada Kades Mataram yang terkena dampak akibat viralnya kasus motor ini," ujarnya.

Edi juga meminta maaf kepada jajaran TNI, khususnya Danramil Tugumulyo, Musi Rawas, terkait peristiwa tersebut.

"Saya meminta maaf kepada seluruh jajaran TNI terutama kepada Danramil Tugumulyo, Musi Rawas," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial memperlihatkan motor roda tiga milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diduga digunakan untuk mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Desa Mataram, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas, Sumatera Selatan. Dalam foto yang beredar, tampak seorang pria mengendarai motor roda tiga dengan bak berwarna putih dan sandaran pengemudi berwarna merah. Kendaraan tersebut terlihat membawa TBS kelapa sawit.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads