Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan pendapatan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya tak akan berdampak di tengah tekanan fiskal karena efisiensi anggaran dan menurunnya dana transfer ke daerah (TKD).
Take home pay pegawai ditegaskannya kembali tidak akan terganggu dan berkurang.
"Saya selalu tekankan kepada para pejabat yang membidangi masalah take home pay pegawai, juga para kepala daerah, bupati dan wali kota, jangan diganggu take home pay penerimaannya," ujar Deru saat menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden kepada 491 PNS di lingkungan Pemprov Sumsel, Jumat (14/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deru juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan ASN. Pendapatan ASN tidak akan mengalami penurunan.
Dia mengakui jika kondisi keuangan Sumsel saat ini tidak dalam kondisi yang mewah. Namun, kondisi tersebut tidak akan dijadikan alasan untuk mengurangi penerimaan yang telah menjadi hak ASN.
Dia juga menekankan bahwa tak ada perencanaan atau niat untuk memangkas atau mengurangi take home pay pegawai.
Menurutnya, pemerintah memiliki berbagai rencana dan program pembangunan. Namun lanjutnya, keberhasilan pembangunan tidak akan tercapai apabila pembinaan dan kesejahteraan aparatur diabaikan.
"Tidak ada sedikit pun terbesit untuk mengurangi take home pay. Betul kita punya rencana, punya program pembangunan yang lain, tetapi tidak akan pernah berhasil sebuah program bagi setiap pembina kepegawaian kalau kesejahteraan pegawainya terganggu," katanya.
