Peringatan Hari Pramuka diperingati setiap tahun pada tanggal 14 Agustus. Pada momen bersejarah ini, jajaran Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia menyelenggarakan upacara Hari Pramuka, baik prosesi pengibaran bendera maupun penurunan Sang Merah Putih.
Dilansir laman Pramuka, Gerakan Pramuka mulai diperkenalkan secara resmi pada 14 Agustus 1961 sebagai organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Pramuka sendiri merupakan singkatan dari Praja Muda Karena yang berarti orang muda suka berkarya.
Dalam pelaksanaannya, susunan tata urutan upacara Peringatan Hari Pramuka mengacu pada Petunjuk Penyelenggaraan Upacara dalam Gerakan Pramuka sesuai SK Kwarnas No. 178 Tahun 1979.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuan Upacara Bendera Hari Pramuka
Upacara Hari Pramuka menjadi bagian dari kegiatan wajib yang dilaksanakan dengan khidmat. Tujuan upacara dalam Gerakan Pramuka yakni membentuk manusia yang berbudi pekerti luhur sehingga menjadi warga negara yang sesuai Pancasila sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.
Adapun sasaran upacara ini mencakup beberapa hal yakni agar setiap Pramuka:
1. Memiliki rasa cinta tanah air, bangsa, dan agama.
2. Memiliki rasa tanggung jawab dan disiplin pribadi.
3. Selalu tertib di dalam kehidupan sehari-hari.
4. Memiliki jiwa gotong royong dan percaya kepada orang lain.
5. Dapat melaksanakan upacara dengan khidmat dan tertib.
6. Dapat memimpin dan dipimpin.
7. Meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Mahaesa.
Keseluruhan komponen tersebut menjadi satu-kesatuan dalam pelaksanaan upacara bendera di Hari Pramuka pada tanggal 14 Agustus.
Pedoman Susunan Upacara Hari Pramuka
Dalam BAB IV SK Kwarnas No. 178 Tahun 1979 disebutkan bahwa ada beberapa pokok-pokok yang harus ada dalam pelaksanaan upacara bendera Hari Pramuka. Susunan upacara saat pengibaran dan penurunan sedikit mempunyai perbedaan. Ini urutan masing-masingnya.
1. Susunan Upacara Pengibaran Bendera
- Pasukan peserta upacara disiapkan oleh pemimpin upacara.
- Pembina upacara menempatkan diri di tempat yang ditentukan.
- Penghormatan pasukan kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin upacara.
- Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara siap dimulai.
- Petugas pengibar bendera Sang Merah Putih maju ke tiang bendera dan mengikatkan bendera dengan tali dan setelah bendera direntangkan, salah seorang petugas mengatakan "Bendera Siap".
- Pemimpin upacara memberi aba-aba: "Kepada Sang Merah Putih... hormat grak"
- Semua peserta upacara memberi hormat, sampai bendera tiba di puncak tiang.
- Pengibaran bendera diiringi dengan lagu Indonesia Raya.
- Setelah bendera sampai di puncak tiang, pemimpin upacara menyerukan aba-aba: "Tegak... grakk".
- Petugas bendera mengikat tali ke tiang bendera.
- Kemudian mundur tiga langkah, memberi hormat kepada Sang Merah Putih dan kembali ke tempat semual.
- Mengheningkan cipta dan berdoa dipimpin oleh pembina upacara.
- Pembacaan teks Pancasila.
- Amanat pembina upacara.
- Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara pengibaran bendera telah dilaksanakan.
- Penghormatan pasukan peserta upacara kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin upacara.
- Pembina upacara meninggalkan tempat upacara.
- Pasukan peserta upacara dibubarkan oleh pemimpin upacara.
2. Susunan Upacara Penurunan Bendera
- Pasukan peserta upacara disiapkan oleh pemimpin upacara.
- Pembina upacara menempatkan diri di tempat yang ditentukan.
- Penghormatan pasukan kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin upacara.
- Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara penurunan Sang Merah Putih siap dimulai.
- Petugas melepas tali, dan setelah selesai mengatakan "Bendera Siap".
- Pemimpin upacara memberi aba-aba: "Kepada Sang Merah Putih... hormat grak", dan semua peserta upacara memberi hormat sampai bendera tiba di batas bawah.
- Pemimpin upacara menyerukan aba-aba: "Tegak... grak"
- Kemudian petugas melepas bendera dari tali lalu melipatnya dan selanjutnya dibawa ke tempat semula.
- Berdoa dipimpin oleh pembina upacara.
- Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara pengibaran bendera telah dilaksanakan.
- Penghormatan pasukan peserta upacara kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin upacara.
- Pembina upacara meninggalkan tempat upacara.
- Pasukan peserta upacara dibubarkan oleh pemimpin upacara.
Demikian panduan susunan upacara Hari Pramuka 2026 untuk pengibaran dan penurunan bendera Sang Merah Putih. Semoga bermanfaat!
Simak Video "Worth to Know: Sejarah Masuknya Pramuka ke Indonesia"
[Gambas:Video 20detik] (mep/mep)
